<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294</id><updated>2011-07-30T20:42:52.037-07:00</updated><category term='DK;plat mobil;DK 168;DK 18;DK108:DK 1001 SI;DK 1;DK2;DK 1;DK City;DK GIGOLO'/><category term='waktu itu kematian;hakekat waktu; setahun; umur harapan hidup;mati;orang sibuk;banyak waktu;orang rajin;  waktu luang'/><category term='Beryukur;bersabar; keadaan susah;hidup sukses;paling sulit;'/><category term='Facebook;flayboy bayfriends; book of friends; bluefilm;'/><category term='pelaku; sejarawan'/><category term='kesuksesa;'/><category term='sekolah;Memenangkan persaingan;motivasi;bersenang-senang;Sekolah Perawat;Universitas Negeri; cerita nyata;  sukses'/><category term='maaf;harmonis;tip jitu ;BERTERIMA KASIH;berbuat baik;'/><category term='kebenaran hakiki;mencari kebenaran; baik buruk; benar salah; agama;tuhan;kemuliaan; baik/buruk;benar/salah;agama alam;arti agama'/><category term='kebijaksanaan;kambing hitam; kambing putih;penyebab masalah;bingung'/><category term='kejahatan;ilmu baik;seminar;'/><category term='mati takdir;kodrat;hakekat ; ; umur harapan hidup;gaya hidup sehat;hormon pertumbungan ;kelahiran'/><category term='rokok; istri;omset penjualan;'/><category term='bekerja dan belajar; pensiun kuliah; pesaing utama; prestasi dan prestise'/><category term='9 buku;bukan penulis;orang bahagia;kenapa tidak bahagia;senyum ya tersenyumlah;manusia sempurna;komponen kehidupan;tipe manusia;'/><category term='menulis buku; dokumentasi kebahagiaan; editor; kritikus terbaik;; ingetang makenyem'/><category term='Berdoa;Kitab Suci;doa;rohaniawan ;'/><category term='bahagia; level bahagia;arti bahagia; kebutuhan; keinginan'/><category term='kaya sejati; oran kaya; kaya orang;kaya kekayaan;Seminar Bisnis;kaya semu;boss; gelar ok;'/><category term='agama;tuhan;kemuliaan; baik/buruk;benar;salah;agama alam;arti agama'/><category term='tujuan hidup;tujuan pertama; tujuan utama; orang mulia; bahagia; aku dan dia;tuhan; kekal;perjalanan rohani'/><category term='WUJUD TAK BERWUJUD;wujud tuhan;sembahyang;'/><category term='sorga; Yang Esa'/><category term='tak sayang;tak kenal;lucu;toleransi;berpikir positif;membenci;prasangka buruk;'/><title type='text'>SALAM SENYUM</title><subtitle type='html'>Senyum ya tersenyumlah....!
Dunia akan tersenyum bila kita tersenyum</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-7907712066362040249</id><published>2010-03-15T02:57:00.000-07:00</published><updated>2010-04-02T23:57:37.031-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tak sayang;tak kenal;lucu;toleransi;berpikir positif;membenci;prasangka buruk;'/><title type='text'>Salam Kenal</title><content type='html'>&lt;strong&gt;TAK SAYANG, MAKA TAK KENAL&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat pertemuan perdana perkuliahan tengah semester, saya diajar oleh seorang dosen baru&amp;nbsp;yang sangat lucu dan pintar.&amp;nbsp;Agar&amp;nbsp;&amp;nbsp;suasana mencair, beliau memyampaikan pendahuluan, ”Bapak-Ibu sebelum kita mulai kuliah, pertama-tama kita akan perkenalan dulu, karena &lt;strong&gt;&lt;em&gt;tak sayang, maka tak kenal&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.” Beliau ucapakan kalimat itu dengan ekpresi sepertinya tidak ada yang keliru. Mendengar ungkapan yang dibalik seperti itu, sepontan semua mahsiswa tersenyum dan tertawa sehingga suasanan menjadi santai yang sebelumnya amat tegang. Dengan gaya Dosen yang santai tapi serius akhirnya mahasiswa dapat mengikuti pelajaran dengan happy. Kuliah pun berjalan lancar dan sukses. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di rumah saya merenungi kembali apa yang di ucapkan oleh&amp;nbsp; Dosen tadi ternyata ada benarnya juga.Walaupun tampakanya Beliau menyampaikannya seperti bercanda, tetapi makna yang terkandung dalam kalimat yang diucapkannya amatlah dalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya orang mengucapkan kalimat ” tak kenal, maka tak sayang” yang mengandung makna bila sudah saling mengenal akan tumbuh rasa sayang. Dalam prakteknya setelah kenal, bila tidak ada keuntungan belum tentu saling menyayangi. Karena di jaman materialistis sekarang masih banyak beranggapan tak ada uang tak ada sayang. Perkenalan seperti itu biasanya bersifat sementara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalimat yang lebih cocok di era sekarang ialah ”tak sayang, maka tak kenal.” Sebelum kita akan mengenal seseorang diperlukan rasa sayang terhadap semua insan terlebih dahulu. Dasar yang dipakai berkenalam ialah hati yang tulus. Rasa sayang, berpikir positif, saling memerlukan merupakan sifat-sifat seorang penyayang berbudi luhur. Sifat-sifat itulah menjadi modal awal sebuah pertemuan. Memahami bahwa semua jiwa yang bersemayam pada setiap orang berasal dari satu sumber yang sama ialah Sang Pencipt, maka kita semua sebenarnya sama, aku adalah engkau dan engkau juga adalah aku. Konsep ini akan bisa menumbuhkan rasa toleransi yang tinggi. Bila rasa sayang dan toleransi menjadi dasar sebuah pertemuan, niscaya perkenalan akan lancar dan sukses serta kekal adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin orang yang sebelum bertemu sudah punya rasa benci, selalu berpikir negatif akan bisa mengenal orang lebih jauh? Beberapa sifat buruk seperti; selalu membenci, berpikir negatif, dengki, sirik dan dendam, akan sangat sulit bisa berkenalan dengan orang lain. Bahkan mereka yang tidak punya rasa sayang, akan selalu menghindar bila akan dipertemukan dengan orang yang tidak dikenalnya. Prasangka buruk selalu menghantui hidupnya, dia beranggapan orang asing yang belum dia kenal akan membahayakan dirinya, merugikan, membuat onar dan sebagainya. Bila dari awal sudah menyebarkan energi negatif pada orang lain, maka orang yang ingin bertemu pun mungkin akan membatalkan pertemuannya. Jadi orang yang tak sayang tak akan kenal orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua kalimat di atas yaitu; tak kenal maka tak sayang dan&amp;nbsp;tak sayang maka tak kenal, dapat disimpulkan bahwa kita perlu kenal dulu apa menumbuhkan rasa sayang dulu? Mana saja yang didahulukan boleh-boleh saja, namun yang paling penting sekarang ini, saya Arsiawan dengan&amp;nbsp; tulus hati dan rasa kasih sayang ingin berkenalan&amp;nbsp; dengan pembaca budiman. Untuk itu terimalah '&lt;em&gt;&lt;strong&gt;salam kenal'&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; dari saya!&amp;nbsp;Semoga perkenalan ini&amp;nbsp; membawa kita selalu bisa &amp;nbsp;tersenyum bahagia!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-7907712066362040249?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/7907712066362040249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/salam-kenal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7907712066362040249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7907712066362040249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/salam-kenal.html' title='Salam Kenal'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-3806400473904975555</id><published>2010-03-11T17:18:00.000-08:00</published><updated>2010-04-02T23:02:11.077-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='9 buku;bukan penulis;orang bahagia;kenapa tidak bahagia;senyum ya tersenyumlah;manusia sempurna;komponen kehidupan;tipe manusia;'/><title type='text'>Inspirasi Menulis Buku</title><content type='html'>&lt;span style="color: yellow; font-family: Times, &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: large;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9 BUKU OLEH BUKAN PENULIS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya saya tidak pernah membayangkan akan bisa membuat 9 buku seperti sekarang. Saya lebih senang kalau teman-teman pembaca menyebut saya seorang pendokumen kebahagiaan, karena semua buku&amp;nbsp;tersebut merupakan&amp;nbsp;sebuah catatan&amp;nbsp; rekaman kehidupan. Ide pertama kalinya muncul sejak tahun 2005&amp;nbsp; ketika saya menunggu istri sedang kreambath di salon. Pekerjaan menunggu adalah kegiatan paling membosankan bagi sebagian besar suami yang sudah berumah tangga cukup lama. Untuk mengurangi rasa bosan, saya mencoba membaca koran bekas yang ada di sana. Ada sebuah artikel menarik hasil penemuan&amp;nbsp; terbaru tentang kebahagiaan, yang menyebutkan, "Kenapa di jaman sekarang banyak orang hidupnya tidak bahagia? Itu karena kemalasan kita mendokumentasikan momem-momen bahagia dalam hidup ini". Penemuan itu akhirnya &amp;nbsp;menyimpulkan, “Orang bahagia adalah orang yang paling banyak mendokumentasikan kebahagiaan dalam hidupnya. Dokumentasi bisa visual seperti foto atau rekaman pristiwa-pristiawa bahagia. Yang paling penting dan jarang orang lakukan adalah mencatat ide, pikiran atau saat-saat mimpi bahgia." Dari&amp;nbsp;sejak itu&amp;nbsp;saya mulai rajin memcatat pristiwa-peristiwa bahagia yang terjadi.dalam hidup ini. Buku ini pada awalnya hanya kumpulan kalimat-kalimat bahagia yang tidak beraturan serta tidak menarik untuk dibaca. Kemudia saya rangkai dalam sebuah paragraf sehingga menjadi sebuah bacaan. Saat itu saya rasa bacaan itu sudah sangat bagus dan menarik. Lalu saya coba sodorkan kepada kritikus yang paling handal di dunia yaitu istri saya, karena dia adalah orangnya tidak suka membaca dan selalu ‘meboya’ meledek dengan kritikan canda. pada suaminya. Apa yang terjadi? ternyata dugaan saya benar bacaan yang saya sodorkan dipandang sebelah mata bahkan dengan senyum sinis dia berucap “Ini bacaan paling buruk yang pernah saya baca, idenya tidak karuan, kalimatnya jelas, apalagi tata bahasanya&amp;nbsp; ambur-radul. Parah deh!” Saya mulai berpikir orang yang paling saya sayangi saja seperti itu komentarnya apalagi orang lain?,&amp;nbsp; Saya&amp;nbsp;jadi tertantang dan termotivasi, dengan tekun saya merevisi dan berdiskusi, apa sih maunya istri? Saya berkeyakinan bila orang yang tidak senang membaca sampai berhasil tertarik, untuk yang lainnya pastilah lebih tertarik lagi. Kira-kira setelah dua tahun secara diam-diam baru istri saya&amp;nbsp;mengakui dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;denga jujur mengatakan bahwa buku yang ditulis sudah bagus. Saya amat gembira mendengarnya, tetapi saya&amp;nbsp; juga bingung untuk mencari editor. Akhirnya timbul ide bagaimana kalau anak saya yang kelas lima Sekolah Dasar disuruh membaca. Bila seorang anak Sekolah Dasar saja bisa mengerti&amp;nbsp; untuk orang lain pasti lebih mudah memahami. Saya berusaha merevisi&amp;nbsp; sampai anak saya yakin&amp;nbsp;bisa mengerti. Setelah keduanya setuju kemudian saya coba sampaikan dengan teman-teman mengenai ide saya dan sebagian besar menyarankan untuk diterbitkan dalam sebuah buku,. bahkan ada sampai indent (memesan) untuk membeli, hebat kan? Kemudian saya memberanikan diri membawa ke seorang editor professional secara pribadi, takut kalau ditolak. Ternyata diluar dugaan, editor malah sangat terkesan dengan apa yang saya tulis, bahasanya sederhana dan idenya masih murni. Saya berusaha menjelaskan di rumahnya sampai larut malam, saking terkesannya sampai-sampai dia memangil istri dan anaknya untuk ikut mendengarkan cerita mengenai tulisan saya. Akhirnya dengan senang hati beliau mau mengedit dan hasilnya sekarang sudah bisa menerbitkan edisi perdana dari sembilan “Buku seri&amp;nbsp; &lt;span style="color: red;"&gt;Senyum ya Tersenyumlah&lt;/span&gt;” yang mengulas tentang hakekat kebahagiaan. Saya bersyukur atas Ijin Tuhan serta bantuan semua pihak yang perduli dengan kebahagiaan, buku ini bisa diterbitkan dan diterima di masyarakat. Untuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih terutama sekali kepada almarhum Ibu sederhana saya yang sangat menginspirasi hidup saya, Istri dan putra putriku tersayang yang selalu menyemangati langkah saya, Bapak Editor yang luar biasa yang menjadikan tulisan saya sebuah buku yang enak dibaca, Penerbit dan pihak lain yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Saya juga minta maaf bila ada yang kurang, salah kata, ide maupun pengungkapannya, karena itu murni kesalah an saya dari seorang manusia biasa dan bila mana ada manfaat yang diperoleh dari buku ini itu semua berkat Sang Pencipta, saya hanya bertugas menuliskan dan menyampaikannya saja. Sebelum saya mengantar teman pembaca membuka pintu awal kebahagiaa tersebut , terimalah salam tulus dari kami “Salam&amp;nbsp;&amp;nbsp;Senyum !”&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;PANDUAN PRAKTIS BAHAGIA MENUJU KEDAMAIAN&lt;/span&gt;, &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Edisi Pengantar, &amp;nbsp;&lt;strong&gt;Buku Seri ; &lt;span style="color: red; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;SENYUM, YA TERSENYUMLAH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;br /&gt;oleh : &lt;span style="color: black;"&gt;Arsiawan Adi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan rumit tentang ilmu pengetahuan, namun sangat sedikit yang mampu menemukan jawaban pertanyaan tentang kehidupan. Sebelum membuka pintu awal Buku Panduan &amp;nbsp;ini, marilah&amp;nbsp; kita merenungkan beberapa pertanyaan berikut:&lt;br /&gt;● Apa sih sebenarnya tujuan hidup ini?&lt;br /&gt;● Apa yang dipakai panduan dalam mewujudkan tujuan tersebut?&lt;br /&gt;● Bagaimana menerapkan panduan yang telah diyakini?&lt;br /&gt;● Apa yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan tujuan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pasti menginginkan hidup bahagia, tetapi mereka bingung ke mana mencari, dan bagaimana wujudnya? Lalu berusaha sampai ke ujung dunia, yang akhirnya menimbulkan frustasi, lelah dan putus asa. Di pihak lain, ada orang mampu hidup bahagia dan ceria walaupun kelihatan berusaha tanpa susah payah. Nah, untuk mencari di mana dan bagaimana kebahagiaan itu, maka Buku Panduan Praktis Bahagia Menuju Kedamaian ini sebaiknya perlu dibaca yang akan memberikan tuntunan bagi orang-orang yang ingin hidup bahagia dan ceria. Buku Panduan ini sangat luar biasa karena dapat menjawab beberapa pertanyaan&amp;nbsp;mendasar&amp;nbsp;meliputi:&lt;br /&gt;● Apa sebenarnya kebahagiaan itu?&lt;br /&gt;● Di manakah kebahagiaan itu?&lt;br /&gt;● Apa komponen kehidupan sempurna?&lt;br /&gt;● Bagaimana teknik mengumpulkan materi, mewujudkan bahagia dan menumbuhkan rasa ikhlas ?&lt;br /&gt;● Apa sebaiknya kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari agar bisa bahagia dan ceria?&lt;br /&gt;● Bagaimana tipe manusia sempurna dan teknik mewujudkannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin memesan, silahkan bertemu di;&lt;br /&gt;Email&amp;nbsp; ; &lt;span style="color: red;"&gt;ingetangmakenyem@gmail.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;FB&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ; arsiawan adi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Hp&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; . ; 081 2398 1911&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-3806400473904975555?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/3806400473904975555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/salam-senyum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/3806400473904975555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/3806400473904975555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/salam-senyum.html' title='Inspirasi Menulis Buku'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-7067587559594575483</id><published>2010-03-04T07:00:00.000-08:00</published><updated>2010-03-04T07:00:41.919-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rokok; istri;omset penjualan;'/><title type='text'>Inspirasi rokok</title><content type='html'>&lt;strong&gt;INGAT ROKOK LUPA ISTRI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin ada larangn untuk merokok, malah omset penjualannya semakin meningkat. Hal ini saya tanyakan kepada seorang marketing distributor pada jaringan minimarket saya, dia menjelaskan bahwa ketika keluar sebuah larangan merokok dan mengatakan rokok itu lebih banyak merugikan dari pada maafatnya malah penjualannya melebihi target. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah bagi seorang perokok bukan terletak pada saat memulai atau membeli akan tetapi tantangan terberatnya adalah saat menghahirinya. Mereka akan merasakan sensasi yang tidak bisa dilukiskan kata-kata bagaimana nikmatnya saat menghisap tembakau yang dibungkus kertas berharoma itu. Perokok pasti selalu ingat kapan waktunya merokok dan lupa istri ketika sedang mengisap asap tembakau terbakar. Tubuh dibangun oleh sebuah kebiasaan. Kebiasaan yang kita lakukan dalam jangka waktu lama akan memberikan suatu kenikmatan. Pada awalnya ketika akan memberikan sesuatu yang baru ke pada tubuh akan terjadi fase penolakan. Pada tahap ini biasanya sesuatu yang baru baik makanan, minuman atau rokok belum merasakan enak bahkan sebagian kasus merasa tidak nikmat. Seperti pertama kali merokok rasanya tidaklah enak karena demi pergaulan atau akibat dari pelarian masalah yang tidak terpecahkan maka rasa tidak enak ini diabaikan. Fase penolakan ini berlangsung kira-kira tiga hari. Kemudian tubuh mulai bisa menyesuaikan diri denga sesuatu hal yang baru sampai akhirnya tubuh menerimanya menjadi sebuah kebiasaan. Perokok mulai merasa nikmat dengan kebiasaan barunya itu, lama-lama dia menganggap sebagai suatu kewajiban untuk melakukan hal itu. Bila belum melakukan kegiatan itu sesuai waktunya sepertinya ada yang kurang dalam hidupnya. Sebagai mekanisme pembenar kebiasaan itu dianggap sebagai hak untuk merasakan nikmatnya hidup dengan sebatang rokok Maka mereka akan selau ingat dengan waktu dan kebiasaanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perokok sejati akan merasa seperti ada yang menemani saat mengisap rokok. Temannya itu adalah sebuah kenikmatan yang mendatangkan kebahagiaan dan ketenangan. Bahkan sebagian besar saat merokok akan dapat memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif. Karya-karya kreatif yang terkenal bahkan sering muncul bersamaan dengan terhembusnya asap rokok ke angkasa. Saat timbilnya hayalan-hayalan itu segalanya terlupakan. Keluarga, anak, istri semuanya dilupakan, orang yang paling dekat saat itu adalah teman diskusi sesama merokok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan seorang yang bukan perokok? Apakah dia juga bisa merasakan nikmatnya dunia tanpa asap rokok? Tergantung dari apa kebiasaan yang menyebabkan dirinya bahagia. Ada yang bahagia dengan merokok, berjudi, memnacing, belajar dan keliling sembayang. Namun di lain pihak ada orang yang bisa bahagia ketika dia selalu berbuat baik. Manakah cara bahagia yang akan dipilih? Tergantung tingkat pemahaman dan kemapanan hidup seseorang! Orang bijaksana akan selalu memilih sesuatu kebiasaan yang baik dan menimbulkan kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain. Selamat memilih!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-7067587559594575483?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/7067587559594575483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/inspirasi-rokok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7067587559594575483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7067587559594575483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/inspirasi-rokok.html' title='Inspirasi rokok'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-8982315222886995101</id><published>2010-03-01T05:34:00.000-08:00</published><updated>2010-03-01T05:35:33.590-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Facebook;flayboy bayfriends; book of friends; bluefilm;'/><title type='text'>Inspirasi Facebook</title><content type='html'>&lt;strong&gt;ANAK FB JADI BF&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di era globalisasi ini semua komunikasi dan informasi bersifat horizontal. Siapa saja bisa diajak komunikasi tanpa memandang kedudukan, pangkat dan jabatan Semua orang mempunyai derajat yang sama didalam komunikasi teknologi. Komunikasi yang paling nge-trend di dunia maya sekarang adalah lewat FB (facebook). Banyak kaula muda bahkan dari anak sampai orang tua pada tergila-gila di depan komputer untuk mencari teman. Apa yang terjadi bila kita sudah terlena di dunia FB? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak diperkenalkan dunia FB banyak bermunculan anak-anak maniak FB (orang yang hobi berfacebook ria). Memang ada sisi positif yang bisa diambil dari pergaulan gaya baru ini. Menambah wawasan, menambah teman bahkan dari komunikasi facebook bisa mendapatkan ide, gagasan yang mendorong kemajuan. Banyak orang-orang bisa sukses setelah punya banyak teman FB. Facebook bisa dipakai media promosi, motivasi untuk kemajuan suatu usaha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seringnya mencari teman FB lama-lama akan mendapat BF (Boyfriends) bagi cewek akan menemukan dambaan hatinya di dunia virtual tersebut. Beberapa teman dunia maya akan bertambah di buku catatan BF (Book of Friends) yang kita miliki. Teman BF ini akan didapat baik yang ecarab langsung maupun tidak langsung. Beraneka ragam teman dari berbagai ragam suku bangsa dan negara akan memberikan manfaat positif seperti; menambah wawasan, mengenal budaya, mudah mengakses informasi dari semua penjuru dunia. Disamping dapat belajar bahasa asing juga dapat sharing pengalaman secara personal.. Serta dapat mengakses informasi temengirim berita penting juga bisa dilakukan dari tempat duduk tanpa harus keluar rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau membicarakan sisi positifnya dunia facebook amatlah banyak. Akan tetapi sisi gelapnya juga ada bahkan ada berpendapat lebih banyak sisi negatifnya dibandingkan asfek positifnya. Memang ada wacana larangan untuk berselancar di dunia maya kususnya FB namun sampai sekarang belum ada realisasinya. Semua hal yang ada di dunia ini pastilah ada sisi positif dan negatifnya tak terkecuali dunia FB. Sebagai sarana komunikasi semesta yang moderen dalam banyak hal dapat juga sebagai sarana pergaulan yang amat positif. Orang-orang yang terlibat bisa menciptakan komunikasi yang amat pribadi bahkan bisa mengarah ke hubungan yang sangat mendalam. Timbulnya perselingkuhan baik ringan maupun parah tidak dipungkiri banyak berawal dari pertemanan lewat FB. Bahkan saking asiknya ngobrol tidak jarang sampai berlanjut ke pertemua langsung empat mata. Pertemanan yang melewati batas susila akan memberikan peluang menciptakan adegan BF (Blue Film) yaitu hubungan perselingkuhan atau fornografi yang dilarang agama. Laki-laki FB(FlayBoys) akan sangat senang mencari mangsanya di FB (FaceBook) agar bisa diajak melakukan hubungan terlarang ”BF” ( Blue Film). Bahkan beberapa cewek ingusan yang terlena rayuan laki-laki BF (Boy Frends) sampai nekat meninggalkan rumah agar bisa bertemu dengan arjuna pujaan hatinya. Kasus penculikan gadis-gadis ingusan tidak jarang bermula dari FB (Face Book) untuk diajak melakukan adengan BF ( BlueFilm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Orang tua untuk para remaja FB (Face Book mania), gunakanlah FB sekedar hanya mencari teman positif yaitu teman BF (BoyFriends) untuk menambah buku koleksi pertemanan (Book of Frends) janganlah terlena kelewat batas pergaulan sampai menjadi bintang film BF (BlueFilm)!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-8982315222886995101?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/8982315222886995101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/inspirasi-facebook.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/8982315222886995101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/8982315222886995101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/03/inspirasi-facebook.html' title='Inspirasi Facebook'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-7549163462012498564</id><published>2010-02-28T04:59:00.000-08:00</published><updated>2010-03-03T04:59:02.216-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mati takdir;kodrat;hakekat ; ; umur harapan hidup;gaya hidup sehat;hormon pertumbungan ;kelahiran'/><title type='text'>Inspirasi Sehat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;SEHAT ITU MURAH&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin maju peradaban manusia malah jumlah dan jenis penyakit semakin banyak. Bahkan ada beberapa penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Penyebab penyakit pun semakin banyak dan tidak bisa terdeteksi oleh manusia. Lalu apa sih penyebab utama penyakit tersebut? Dan bagaimana agar selalu hidup sehat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum penyebab penyakit itu ada datang dari luar seperti kuman, zat kimia, lingkungan yang buruk dan sebagainya. Kalau penyebab dari dalam timbul karena ketidak beresan factor di dalam tubuh itu sendiri. Di zaman serba cangih ini penyebab penyakit pun semakin berkembang. Namun menurut saya hanya ada tiga penyebab utama penyakit di dunia ini yaitu penyakit timbul oleh karena: 1. Memori penuh dengan data penderitaan (tidak membahagiakan). 2. Tidak mampu mengendalikan diri. 3. Diri luar kendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memori penuh yang ada di otak manusia dipenuhi oleh data mengenai hal-hal yang menimbulkan penderitaan. Hampir 95% informasi yang masuk ke otak manusia setiap hari berhubungan dengan hal-hal yang menimbulkan penederitaan&amp;nbsp;(tidak membahagiakan), seperti : di koran banyak berita pembunuhan, pencurian, kecelakaan, nonton TV beritanya lebih banyak perceraian, perselingkuha, pamer kemewahan yang menimbulkan iri hati, korupsi dan berita kriminal lainnya. Lingkungan juga banyak memperlihatkan penderitaan seperti banyak orang tampak stress, sibuk, dan sebagainya. Inilah penyebab utama penyakit mental seperti stress dari tahap ringan sampai berat. Stres yang berat akan mempengaruhi timbulnya&amp;nbsp;beberapa penyakit fisik seperti maag, jantung, tekana darah tinggi,&amp;nbsp; daya tahan tubuh menurun dan sebagainya.&lt;br /&gt;Kalau akibat tidak mampu mengendalikan diri akan memungkinkan muncul penyakit-penyakit kambuhan seperti penyakit alergi ( Asma, Gatal ). Ini karena tidak mampu mengendalikan diri untuk menghindari penyebab alergi tersebut. Begitu juga penyakit kronis seperti kencing manis, karena tidak mampu mengontrol dietnya, Lever karena tidak mampu mengendalikan diri terhadap minuman beralkohol. Penyakit gaya hidup seperti AIDS, penyakit kelamin ini kebanyakan akibat seksual yang bebas, tidak bisa menahan nafsu.&lt;br /&gt;Beberapa penyakit kadang-kadang datangnya diluar kemapuan kita seperti stress sudah tidak bisa dikendalikan yang mengakibatkan sampai menjadi gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa hidup sehat itu sangat murah karena unsure-unsur kesehatan itu hampir semuanya gratis. Unsur utama kesehatan adalah udara dan sinar. Udara segar dan sinar matahari pagi di hamparan kebun di ladang, lapangan, pantai dan areal hutan semuanya tidak ada yang bayar. Hiruplah udara yang segar dengan teknik yang baik niscaya satamina pasti terjaga. Begitu juga sempatkan keluar ruangan dan nikmati sinar matahari pagi akan mengaktifkan beberapa unsure vitamin dan mindra yang dibutuhkan tubuh. Unsu kesehatan berikutnya adalah makanan, minuman, gerak, istirahan dan kebersihan. Makanan sehat lebih murah dari makan yang enak. Kalau makanan sehat adalah makanan segar yang bisa kita cari di kebun atau beli di pasar umum. Setelah dimasak dengan lebih banyak merebus lalu disajikan di rumah bersama keluarga. Kalau makan enak kita belinya di restoran terkenal apalagi makannya di hotel pastitalh lebih mahal. Makan sehat adalah makan yang dibutuhkan oleh tubuh sedangkan makan enak makana yang diperlukan oleh&amp;nbsp;keinginan. jadi kalau makan keinginan artinya&amp;nbsp;&amp;nbsp; orang&amp;nbsp; beli makan bukan karena lapar tapi karena keinginannya yang lapar padahal perutnya masih kenyang. Minuman pun demikian, di desa air masih gratis namun kalau di kota air yang bersih&amp;nbsp;harganya cukup mahal apalagi dari air kemasan merek terkenl.&amp;nbsp; Agar murah bisa saja pakai air kran yang direbus agar menjadi&amp;nbsp;&amp;nbsp;air sehat sebatas bebas kuman. Masalah gerak dan istirahat ini semuanya gratis asal ada kemauan. Gerak itu tidak sealu olah raga, bekerja yang berat pun sudah memungkinkan orang bisa sehat .&amp;nbsp; kalau&amp;nbsp; tubuh selalu&amp;nbsp; aktif&amp;nbsp; butuh istirahat, maka istirahatlah dengan cukup baik secara kwantitas maupun kwalitas niscaya kebugaran tubuh akan segera pulih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehat itu sebenarnya adalah gaya hidup. Gaya hidup sehat itu murah seperti : berpikir bahagia (berpikir positif, meditasi), berprilaku sehat seperti bernafas yg baik dengan udara yang bersih, bukan dengan asap rokok, makanan dan minumanlah yang sehat, bukan yang selau yang enak. Olah raga dan istirahat yang teratur, dan yang terakhir jaga kebersihan. Maka dari itu untuk sehat itu sangatlah murah, relatih tidah membutuhkan biaya, sedangkan sakit itu mahal karena butuh biaya berobat untuk bisa sembuh. jadi sehat itu murah dan sakit itu mahal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MEMUNDURKAN UMUR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang pejabat pemerintahan dengan sikap sangat sopan bercakap-cakap dengan temennya. Setelah menanyakan kabar dan basa-basi sebentar,  mereka menyudahi obrolannya dengan penuh hormat. Saya menjadi begitu herang kenapa pejabat yang cukup terkenal itu kok sangat santun dan sungkan dengan temennya sendiri? Saya jadi ingin tahu siapa sih temennya yang tampak seperti sebaya itu? Setelah   saya tanya ternyata yang dia ajak bicara itu ialah gurunya  ketika sekolah di TK dulu. Lalu saya tanya, ”Kenapa kami  dengan Bu Guru tadi sepertinya sebaya?” "Semenjak menjadi pejabat beban pekerjaan saya sangat berat, saya haru meminpin rapat beberapa bawahan saya yang usiannya seumur 8apak saya.  saya harus mampu berperan harus lebih dewasa dari mereka walaupun saya muda, Maka saya merasa usia saya sudah tua padahal saya baru berumur 30 tahun.”Dia menjelaskan tugasnya sebagai pejabat.  ”Berapa sih umur gurumu tadi?” Saya melanjutkan. ”Beliau sebaya dengan umur ibuku, tapi karena selalu bergaul dengan anak-anak maka tampaknya jauh lebih muda dari usianya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita di atas dapat digambarkan bahwa penampilan seseorang tidak selalu sama dengan usia yang sebenarnya. Lalu pertanyaannya kenapa seseorang bisa tampak lebih muda atau lebih tua dari usia sebenarnya? Bagaimana caranya agar tampak lebih muda? Apakah seseorang bisa mengundurkan umurnya sendiri? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara masalah umur ternyata dapat dilihat dari beberapa dimensi. Ada empat dimensi umur yaitu: umur kronologis, biologis, mental dan umur spiritual. Pada umumnya orang mengenal umur kronologis yaitu usia sejak kita dilahirkan sesuai yang tercantum pada akte kelahiran dan bertambah seiring perjalanan bumi mengelilingi matahari dari sumbunnya. Bila bumi mengelilingi matahari dalam satu kali perputaran maka seseorang akan merayakan ulang tahunnya, Sehingga orang tersebut dikatakan bertambah usia satu tahun. Karena tahun itu terus bertambah maka umur kronologis seseorang ini tidak akan pernah berkurang. Lalu umur manusia yang bagaimana bisa berkurang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur biologis adalah merupakan komponen usia terpenting dalam proses penuaan. Beberapa indikator seorang dikatakan bertambah umur dari usia dapat dilihat pada beberapa perubahan biologis yang akan menjadi petunjuk seberapa sehat sistem fisiologi tubuh seseorang. Indikator tersebut merupakan tanda biologis dari penuaan seperti: Tekanan darah, pengaturan gula darah, kadar lemak, kolesterol, hormon, aktivitas metabolik, kepadatan tulang, Kapasitas aerobik, tingkat oxidan, kepadatan tulang, massa dan kekuatan otot, ketebalan kulit, pengaturan temperatur, tingkat antioxidan, nilai ambang pendengaran, penglihatan, fungsi kekebalan tubuh dan kapasitas aerobik. Secara umum semakin bertambah umur semua indikator di atas akan berubah, nilai idealnya akan menyesuaikan dengan keadaan usia orang tersebut. Tekanan darah, kadar kolestrol, kelenturan tubuh/ kekuatan otot, kemampuan pendengaran dan pengelihatan orang yang masih muda berbeda dengan orang yang sudah tua. Namun semua indikator di atas bisa diusahakan agar nilainya mendekati usia sebelumnya. Dengan selalu menerapkan pola hidup sehat niscaya kita bisa membalik usia biologis mundur beberapa pulih tahun dari umur kenyataan (umur kronologis). sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada juga umur yang bisa diundur lebih cepat yaitu umur mental. Seperti contoh Ibu Guru TK di atas , karena selalu mempersepsikan usianya sekarang lebih muda dari kenyataanya maka dia akan tampak awet muda. Persepsi kita terhadap umur diri kita sekarang itulah usia penampilan sekarang. Persepsi akan menimbulkan suatu tindakan, tindakan akan mencerminkan gaya hidup. Gaya hidup yang di tampilakan itulah diri kita yang nyata. Kalau mempersepsikan diri seperti anak-anak akan tampak seperti anak-anak, kalau mengnggap diri sebagai orang tua walaupun umurnya masih muda, maka dalam kesehariannya akan berperan seperti orang tua dan lama-lama akan tampak lebih tua dari umur sebenarnya. Itulah yang menyebabkan seseorang akan tampak berbeda dengan umur yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau umur spiritual ini sifatnya relatif. Kelahiran seseorang secara spiritual akan dimulai ketika seseorang menyadari siapa diri mereka sebenarnya. Pada umumnya seseorang bisa dianggap lahir secara spiritual ketika seorang guru spiritual mau menerima dan mengangkatnya menjadi murud spiritualnya. Guru akan menandai kelahiran muridnya dengan berbagai cara ada dengan inisiasi, ada dengan uparara khusus atau dengan hanya mengucapkan janji dan sumpah sesuai budaya yang dianut. Mulai saat itu seorang murid spiritualnya akan dianggap sebagai anaknya dan menjadi anggota keluarga komunitas spiritual tersebut. Tingkat spiritual seseorang akan dapat dilihat dari seberapa dalam memahami ajaran spiritual tersebut. Usia spiritual bukan mencerminkan seberapa lama mereka mulai belajar spiritual namun seberapa dalam pemahamnya terhadap kehidupan ini. Namun orang akan melihat usia spiritual dari sejak mereka tercerahkan dalam hidupnya. Umur spiritual mungkin akan tampak terbalik dengan usia kronologis karena semakin tercerahkan seseorang malah akan tampak semakin muda dengan wajah cerah bersinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi setelah kita tahu ternyata umur ada banyak jenis maka setiap orang dapat mengundurkan umur sendiri dengan cara; (1). Melakukan pola hidup sehat sehingga semua indikator umur biologis bisa di kembalikan ke ambang nilai umur sebelumnya, (2). Mengundurkan atau merestart kembali persepsi umur anda yang sebenarnya, (3). Selalu berpikir positif dan bahagia serta meningkatkan kedalaman tingkat spiritual untuk menjadikan diri hidup tercerahkan. Akhirnya setelah kita tahu caranya mengundurkan umur, maka selamat menentukan umur baru anda !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SEHAT PERIKSA, YANG SAKIT TIDAK&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Ketika mau melanjutkan sekolah, saya datang ke rumah sakit ingin mencari surat keterangan sehat jiwa sebagai persyaratan untuk mendaftar di universitas. Ini merupakan kewajiban setiap orang untuk memerikasakan diri agar mengetahui status kesehatanya, terutama menyangkut kesehatan jiwanya. Kita tidak berhak mengatakan jiwa saya sehat. Yang mempunyai kewenangan untuk itu adalah ahlinya dibidang itu yaitu seorang psikiater. Sebelum dinyatakan layak mendapat surat keterangan sehat jiwa saya harus menjalani wawancara dan sejumlah test test tulis. Hampir selama dua jam saya harus ngisi test tulis dengan cara menyentang tanda setuju atau tidak di lembar jawaban yang tersedia dari hampir 500 pernyataan yang ada. Betapa senangnya hati saya begitu selesai test saya dinyatakan sehat jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat perjalanan pulang saya bertemu dengan teman saya. Wajahnya tampak gelisah, murung, tatapannya tampak kosong Kemudian saya Tanya,”Apa yang terjadi terhadap dirimu teman?” Dengan jawaban sedikit kacau dia mengeluh.”Saya selalu cemas, mimpi saya sering buruk, kadang-kadang mendengar suara aneh, secara tiba-tiba tubuh saya gemetar lalu seperti mau pingsan, dan jantung saya juga sering berdebar.” Sambil menunjukkan rasa simpati saya melanjutkan obrolan.”Apakah kamu sudah pernah periksa ke dokter jiwa?” Dengan nada seperti tidak percaya dia mejawab.” Saya kapok ke dokter jiwa. Waktu itu saya dinyatakan menderita kelainan jiwa, sinting Endak dokter jiwa itu. Saya sehat begini. Tubuh saya kuat, makan saya banyak. Kok dinyatakan sakit, saya kan menanyakan arti mimpi saya yang buruk , kok jawabnya sakit jiwa?” Kemudia denga seperti ikut jengkel dengan dokter itu saya menasehati. “ Memang kamu sehat begini kok dinyatakan sakit, akan tetapi menurut saya biar sehat atau sakit sebaiknya kita rajin memeriksakan diri, Saya pun baru datang dari periksa jiwa.” Belum selesai saya menjelaskan dia langsung menyela.” Memangnya kamu sakit apa, apa kamu sakit jiwa juga?” Dia bertanya seperti orang menuduh. “ Memang saya merasa sehat, akan tetapi yang berhak mengatakan saya benar-benar sehat adalah pakarnya yaitu psikiater. Karena dia punya standar yang baku dan sudah diakui tingkat kevalidanya untuk mengatakan seorang sehat atau sakit. Syukur sehat yang saya rasakan, juga sehat dinyatakan menurut ahlinya sesuai standar yang berlaku. ” Mendengar penjelasan itu dia mulai sadar bahwa sehat menurut diri sendiri belum tentu sehat yang sebenarnya. Dia baru tahu tenyata dirinya yang merasa jiwanya sakit tidak mau memeriksakan diri lagi. Kemudian dia meminta saya kalau periksa lagi agar memberitahuka padanya agar bisa bersama-sama periksa sambil ngobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang memrikasakan diri ternyata saya yang sehat karena ingin mendapatkan kepastian apakah memang sehat sesuai standar yang berlaku. Namun teman saya yang nyata-nyata mengalami gangguan dalam dirinya tidak mau periksa karena belum menyadari arti sehat yang dirasakan dengan kenyataan sehat yang sebenarnya menurut kriteria sesungguhnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-7549163462012498564?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/7549163462012498564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7549163462012498564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7549163462012498564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-sehat.html' title='Inspirasi Sehat'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-7202875107731479028</id><published>2010-02-26T06:38:00.000-08:00</published><updated>2010-03-22T15:05:31.916-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WUJUD TAK BERWUJUD;wujud tuhan;sembahyang;'/><title type='text'>Inspirasi Tuhan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;WUJUD TAK BERWUJUD&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ada acara sembahyang bersama, saya ngobrol dengan teman-teman sembari menunggu acara usai, saya bertanya kepada seorang teman yang paling kritis, "Bagimana wujud Tuhan itu sebenarnya?" Dia menjawab bahwa Tuhan mempuyai wujud tertentu sesuai apa yang kita bayangkan. Kita datang sembahyang di tempat suci pada hari yang baik ini karena Tuhan itu bersetana di tempat suci itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian saya juga berkunjung ke sebuah tempat belajar spiritual. Di sana saya melihat orang-orang pada khusuk berdoa dan bernyanyi. Kemudia mereka bersama-sama pada duduk hening, suasananya sangat damai. Setelah selesai acara, saat beranjak pulang di dalam mobil yang kami tumpangi bersama, saya bertanya pada salah satu&amp;nbsp;teman&amp;nbsp; yang paling senior, “Bagaimankah wujud Tuhan itu menurut Bapak?”. Dia menjawab, "Tuhan itu tak berwujud, dan hanya dipahami sebagai suatu sifat kemuliaan saja. Bila kita dalam berbuat, berbicara dan berpikir selalu mencerminkan kemuliaan-Nya maka kita sudah memancarkan cahaya ketuhanan. Tuhan pun sudah bersetanan dalam diri kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pendapat kedua teman di atas maka Tuhan dapat dipahami sebagai suatu wujud dan sebuah sifat kemuliaan.yang tak berwujud. Tuhan sebagai suatu wujud membutuhkab adanya obyek (berwujud), ruang (Lokasi di mana obyek itu&amp;nbsp; berada) dan waktu (kapan keberadaannya)&amp;nbsp;, Suatu obyek pasti memerlukan tempat. Maka dari itu munculah tempat-tempat suci bagi umatnya sebagai&amp;nbsp;sarana untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Kabar kurang sedapnya sebagai suatu wujud obyek, Setiap obyek pasti akan memiliki nama dan bentuk serta ada yang memiliki, karena merasa memiliki Tuhan yang mereka kagumi, maka akan selalu dipertahankan sebagai hak miliknya yang harus dijaga sampai titik darah penghabisan. Mereka akan memeluk Tuhan atau Agamanya erat-erat agar tidak lepas atau diambil orang. Sebagai konsekwensi fanatikisme sempit itu maka timbullah perjuangan radikal berhaluan garis keras , militat , front pembela dsb. Siapa yang mengusiknya merupakan musuh paling utama di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memahami Tuhan sebagai suatu sifat, seperti kita yakini bahwa sifat Tuhan ada dimana-mana, maka disetiap diri manusia juga ada Tuhan. Oleh karena itu orang mulai mencari Tuhan ke dalam dirinya. Meditasi adalah salah satu cara pencarian Tuhan ke dalam. Mewujudkan kemuliaan Tuhan dalam diri individu akan mencerminkan tindakan, perkataan dan pikiran yang menuju kemuliaan, kesucian dan sifat-sifat keagungan Tuhan. Agama hanya dipandang sebagai suatu moralitas. Seorang dikatakan beragama bila semua perbuatannya mencerminkan ajaran agama. Bila apa yang dilakukan bertentangan dengan ajaran agama, maka orang itu bukanlah beragamA, walaupun kenyataanya memeluk salah satu agama (agama dalam KTP). Mereka menitik beratkan pada kemuliaan untuk seluruh umat manusia, cinta kasih bagi sesama, pelayanan untu semua. Mereka mendasari hidupnya dengan mencintai semua mahluk hidup dan melayani semua umat manusia. Merek agama tidak begitu penting, tetapi isi agama itulah yang utama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun pemahaman kita tetang Tuhan, Tuhan selalu bersedia menerima umatnya yang datang dengan ikhlas untuk selalu berbuat, berkata-kata dan berpikir yang baik guna mewujudkan kebahagiaan dan kedamaian dunia. Kemuliaan universal adalah Kebenaran yang baik diyakini oleh seluruh umat yang mendiami bumi ini., Kebenaran bagi semua mahluk adalah motto standart kebaikan universal. Mulailah selalu berbuat demi kebaikan kita, bukan kebenaran dan kebaikan hanya untuk kami (sekelompok orang) atau diri sendiri (saya). Kata kita berarti memposisikan diriku, dirimu dan semua kehidupan itu sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-7202875107731479028?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/7202875107731479028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7202875107731479028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7202875107731479028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-tuhan.html' title='Inspirasi Tuhan'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-5492882138513593959</id><published>2010-02-24T13:03:00.000-08:00</published><updated>2010-03-24T23:28:28.555-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berdoa;Kitab Suci;doa;rohaniawan ;'/><title type='text'>Inspirasi doa</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DOA TAK BERDOA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Doa adalah suatu permohonan yang disampaikan secara khusuk kehadapan Tuhan. Berdoa merupakan salah satu kegiatan utama bagi umat manusia yang beriman. Namun masing-masing orang tujuan dan cara berdoanya tidaklah sama. Ada dengan mengungkapkan kalimat-kalimat sesuai bahasa Kitab Suci dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;ada&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; memakai bahasa sehari-hari yang keluar dari lubuk hati. Lalu Apa sih yang sebenarnya diucapkan saat berdoa? Dan bagaimana cara mengungkannya?&amp;nbsp;Serta apa jawaban Tuhan Terhadap umatnya yang berdoa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat masih kecil, orang tua mendoakan agar kelak besar anaknya menjadi orang yang baik dan berguna di masyarakat. Setelah lebih besar mulai diajarkan berdoa sendiri memohon agar menjadi anak yang pinter, sukses,&amp;nbsp;berguna&amp;nbsp; atau&amp;nbsp; anak yang soleh dan sebagainya. Kemudian sekarang setelah menjadi orang dewasa kadang-kala sering kita bingung berdoa. Kalau mengutarakan dengan kata-kata apa yang akan diminta, ternyata Tuhan itu Maha Tahu juga Maha Pengasih. Kalau begitu untuk apa diberi tahu lagi apa yang kita minta? Berdoa tanpa sepatah kata yang terucap rasanya seperti belum mengutarakan maksud dan tujuan kita berdoa. Kebanyakan orang berdoa dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, namun kadang kadang orang lebih khusuk menggunakan bahasa Kitab Suci dengan ucapan sesuai aturan yang benar, walaupun apa yang disampaikanya belum tentu dimengerti. Sebuah mantra atau kalimat-kalimat suci haruslah diucapkan dengan benar sesuai bahasa aslinya agar doanya terkabul. Apakah orang yang tidak beragama atau tidak mempelajari kitab suci itu tidak pernah berdoa? Apakah orang yang berdoa sesuai dengan kalimat-kalimat&amp;nbsp; kitab suci itu lebih terkabul dari pada orang yang berdoa dengan kalimat sendiri? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Maha Tahu akan selalu mengerti bahasa apa pun yang dipakai umatnya. Beliau Maha Adil yang akan selalu mengabulakan doa yang khusuk, entah itu orang mulia atau penjahat, rohaniawan atau orang biasa. Tuhan akan selalu menjawab ”ya” kepada setiap umatnya yang berdoa secara khusuk dan berusaha mewujudkan doanya dengan tindakan nyata. Maka di dunia ini ada dua orang yang berhasil dalam doanya yaitu berhasil menjadi orang mulia atau berhasil menjadi orang jahat (kejahatanya behasil dilaksanakan). Orang jahat juga berdoa terlebih dulu agar modus kejahatannya berhasil. Muksizat Tuhan itu selalu menyetujui apa pun doa umatnya asal diusahakan dengan sungguh-sungguh. Maka yang paling penting dari sebuah doa adalah kesungguhan, keyakinan dan usaha yang keras untuk mewujudkan doa tersebut melalui tindakan nyata. Doa diawali dengan sebuah keyakinan. Keyakinan yang tertanam dalam pikiran akan mempengaruhi tindakan menuju keberhasilan. Apa pun yang kita pikirkan saat berdoa itulah yang akan terwujud. Bila kita pikir doa akan berhasil Tuhan akan menjawab ”Ya” pasti berhasil dan bila kita pikir gagal apa pun yang diminta akan mengalami kegagalan. Maka hati-hatilah saat berdoa, usahakan selalu berpikir positif agar menghasilkan hal-hal yang positif pula. Jadi manusia akan menjadi seperti apa yang dipikirkanya karena keberhasilan doa itu ditentukan oleh keyakinan dan usaha yang tekun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai manusia biasa selama masih hidup selalu berbuat dosa entah itu sengaja atau tidak. Dalam keseharian sering kita menyakiti bahkan membunuh mahluk hidup seperti saat berjalan beberapa binatang dan tumbuhan kecil pasti terinjak. Kita sebagai mahluk sosial, semakin sering berbicara semakin banyak kesalahan yang dibuat, baik disadari maupun tidak. Oleh karena itu yang paling penting dalam berdoa adalah mengucapkan permohonan maaf atas dosa-dosa yang telah, sedang dan akan diperbuat baik sengaja-maupun tidak. Kejujuran kita mengakui kesalahan dan menyadari kita sudah berbuat dosa adalah yang utama dalam berdoa serta berjanji akan berbuat lebih baik lagi dan menghindari perbuatan dosa di kemudian hari. Jadi berdoa yang sebenarnya adalah memberi yaitu memberikan kesaksian, kejujuran atas perbuatan dosa yang sudah diperbuat dan memberi janji untuk selalu berbuat baik serta ke depan akan menghindari perbuatan dosa. Mengungkapkan rasa syukur atas karunia-Nya adalah hal yang paling utama dalam berdoa. Maka doa itu tidaklah mengungkapkan permemohonan (doa) karena Tuhan sudak tahu apa yang diminta, akan tetapi hal yang utama adalah menyampaikan&amp;nbsp; rasa syukur dan&amp;nbsp; memberi kesaksian ats dosa-dosa kita. Adapun kita memohon sesuatu saat berdoa itu hanya bersifat mengingatkan diri sendiri dengan apa yang kita minta karena manusia adalah mahluk pelupa. Bukan menyamapikan permohonan kehadapan Sang Pencipta karena apa yang kita minta itu juga diciptakan serta diketahui oleh Tuhan sebelum kita mengucapkannya. Selamat melakukan doa tanpa berdoa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-5492882138513593959?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/5492882138513593959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/5492882138513593959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/5492882138513593959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-doa.html' title='Inspirasi doa'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-7353023698094347271</id><published>2010-02-24T06:33:00.000-08:00</published><updated>2010-02-25T02:16:04.908-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='maaf;harmonis;tip jitu ;BERTERIMA KASIH;berbuat baik;'/><title type='text'>Inspirasi maaf dan terima kasih</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MINTA MAAF KETIKA BENAR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari saya berkunjung ke rumah teman. Mereka adalah keluarga yang sangat harmonis, Hubungan antar anggota keluarganya sangat rukun, selalu hangat dan penuh ceria. Suatu ketika saya ingin tahu apa sih resepnya? Kenapa bisa selalu bisa rukun dan harmonis? Apakah memang dari tidak pernah bertengkar? Atau karena hidupnya sudah sejahtera?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil ngobrol-ngobrol saya jadi tahu, ternyata mereka pada awalnya adalah keluarga biasa-biasa saja, sering bertengkar juga. Hamil yang pertama mereka mengalami pertengkaran hebat dan setelah anak kedua lahir malah lebih hebat lagi sampai-sampai hampir cerai. Dia pernah memutuskan tinggal bersama orang tuanya untuk sementara waktu. Bersyukur mertuannya sangat bijaksana yang memarahi anaknya dan menyuruh segera pulang ke rumah suaminya untuk bermusyawarah mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi. ”Dalam perkawian pertengharan itu biasa, yang tidak baik bila lari dari masalah dengan meninggalkan rumah” Itu nasehat dari mertuanya setiap istrinya ngambek. Dia juga menuturkan bahwa sering masalahnya hanya sepele akan tetapi akibat kemarahannya yang tidak bisa dikendalikan, mereka bertengkar sangat keras sehingga timbul masalah baru yang lebih besar lagi. Seiring perjalanan waktu akhirnya mereka berdua menemukan tip jitu untuk meredakan setiap pertengkaran yaitu dengan meminta maaf ketika benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya kita minta maaf ketika bersalah. Hal ini amatlah normal adanya, dengan minta maaf diharapkan mereka yang benar mau mengampuni orang yang bersalah. &lt;br /&gt;Namun masih banyak orang tidak tau akan kesalahan yang diperbuatnya. Sehingga orang ini tidak mau minta maaf. Bahkan ada juga orang yang bersalah sama sekali tidak mau minta maaf dengan alasan harga diri. Dia menganggap dengan minta maaf akan dapat menurunkan harga dirinya. Pokoknya gengsi deh untuk minta maaf denangan orang lain. Orang-orang inilah menjadi sumber pertengkaran di rumah tangga tanpa memperdulikan besar kecilnya masalah. Walaupun masalahnya kecil dan terang-terangan bersalah, unutk menutupi kesalahannya sering orang ini marah duluan. Maka terjadilah pertengkaran dan tidak ada yang mau mengalah. Yang salah tidak mau mengalah yang benar sikapnya lebih beringas. Menghadapi orang seperti tersebut di atas salah satu tip yang bisa diterapkan adalah dimulai dari orang yang paling benar mendahului minta maaf. Lakukan dengan tulus. ”Pak/Bu maaf saya yang salah belum bisa meyakinkan Bapak/Ibu apa yang saya lakukan itu benar. Dan kalaupun saya yang dianggap salah saya minta maaf.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tidak bisa membedakan mana masalah mana emosi. Kalau emosi duluan yang meledak masalah sulit selesai bahkan akan timbul masalah baru dari respon kemarahan kita. Kalau mau mengedepankan solusi dari setiap masalah yang dihadapi, niscara akan menemukan titik terang. Mencari kambing hitam bukanlah tindakan bijaksanan. Menawarkan solusi dan menagani akar permasalahan secara proporsional dan profesional adalah langkah paling optimal dalam menyelesaikan setiapa masalah. Kalau sudah tahu mana yang benar dan siapa yang salah. Langkah yang terbaik adalah bila kita salah segera minta maaf dan bila benar yang salah tidah tahu tentang kesalahanya atau gengsi gengsi minta maaf , cobalah yang benar minta maaf karena belum mampu menyakinkan bahwa kita yang benar. Dan berterima kasihlah bila masalah bisa meredaatau selesai karena kita mau dengan tuluis meminta maaf walaupun kita benar. Suadah siapakah kita minta maaf baik saat salah maupun ketika kita merasa benar? Selamat mencoba! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BERTERIMA KASIH&amp;nbsp;SAAT MENOLONG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Tahun 2007 kami melakukan perjalanan wisata ke India. Selama sembilan hari rombongan kami bermalam di sebuah tempat Spiritual yang ada di India. Di  India Selatan ada sebuah Pusat spiritual yang sangat luar biasa. Pusat spiritual tersebut  selalu bersih, bangunannya tertata sangat rapi dengan luas areal kira-kira 62 hektare yang dilengkapi lebih dari 30 apartemen dengan dilengkapi fasilitas pendukung seperti kantor Bank, Bioskop, Supermarket, Toko Buku dan juga terdapat sebuah Hall yang sangat besar berkapasitas 20.000 orang sebagai tempat pertemuan. Walaupun banyak orang yang menginap di sana, namun suasananya sangat tertib dan nyaman. Ada hal yang sangat menarik di sana, semua orang yang bekerja di sana penuh ketulusan. Mereka akan memperoleh suatu kebanggaan dan kebahagiaan bila mendapat kesempatan menjadi pelayan di tempat itu. Bagi orang dari luar India yang ingin menjadi pelayan di sana tidak jarang sampai menunggu bertahun-tahun untuk mendapat panggilan agar bisa menjadi pelayan di pusat spiritual tersebut. Pemiliknya adalah orang yang sangat luar biasa. Beliau punya Bardar Udara pribadi, stadion, musium dan beberapa sekolah dari tingkat dasara sampai universitas. Selain itu juga punya dua Rumah Sakit Internasional. Pada saat itu rombongan kami ingin menyumbang darah agar bisa beramal untuk kemanusiaan. Rombongan kami langsung mendatangi kesalah satu Rumah Sakitnya, namun kami ditolak dengan alasan masih banyak orang yang mengantre ingin berbuat baik. Mau menyumbang darah tidak dapat kesempatan, mau jadi pelayan harus antre bertahun-tahun. Kenapa di tempat itu sulit sekali mendapatkan kesempatan untuk berbuat baik? Apa yang harus dilakukan bila nanti kita mendapat kesempatan berbuat baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sana mulai saya sadar bahwa mau berbuat baik itu juga tidak mudah. Maka saya akan mengucapkan terima kasih bila mendapat kesempatan menolong orang yang membutuhkan. Karena diberikan kesempatan berbuat baik itu jarang ditemukan, orang lebih sering memberikan kesempatan berbuat tidak baik. Seperti mengajak membenci orang, mengajak korupsi, menwarkan cara merusak kerukunan rumah tangga orang laian, bakan demi kesenangan duniawi tidak jarang kita ditawari menyakiti bahkan sampai membunuh orang yang tidak bersalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah direnungkan ternyata masih lebih mulia orang yang mau berterima kasih saat menolong dibandingkan saat menerima pertolongan. Berbuat baik ditambah berterima kasih akan menyebabkan tabungan kebaikan dunia dan akhirat akan bertambah. Kalau berterimakasih saat ditolong itu hal yang wajar, karena hutang kebaikan kita, sudah terbayar dengan dengan kebaikan lewat ucapan terima kasih. Beterima kasih saat dibantu orang lain itu kewajiban normal sebagai insan sosial. Ini sebuah tindakan impas antara hutang kebaikan dibalas dengan kebaikan. Yang sangat parah bila tidak pernah membalas kebaikan orang lain dengan dengan berbuat baik walaupun sekedar dengan ucapan terima kasih. Orang yang paling banyak punya hutang kebaikan di dunia ini adalah mereka yang tidak pernah berbuat baik serta tidak mau berterimakasih saat menerima kebaikan orang lain. Orang yang tidak mau berterima kasih saat ditolong dan tidak pernah menolong orang dialah paling banyak punya hutang kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan selalu melatih diri mengucapakan terima kasih ketika membantu akan menjadikan sebuah kebiasaan yang baik untuk kemuliaan. Dan bila selalu berterima kasih saat dibantu oleh oraazng, ia telah melaksanakan kewajiban sebagai manusia biasa. Dan ketika lupa berterima kasih saat dibantu akan menumpukan hutang kehidupan. Hal ini mesti segera dibayar dengan perbuatan baik dan selalu mengucapkan terima kasih. Berterima kasih dilakukan baik saat membantu maupun&amp;nbsp; dibantu. Selamat menabung kebaikan dunia akhirat dengan selalu berterima kasih ketika menolong!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-7353023698094347271?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/7353023698094347271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-maaf-dan-terima-kasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7353023698094347271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/7353023698094347271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-maaf-dan-terima-kasih.html' title='Inspirasi maaf dan terima kasih'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-6563475419564528246</id><published>2010-02-22T06:15:00.000-08:00</published><updated>2010-03-01T05:28:59.899-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis buku; dokumentasi kebahagiaan; editor; kritikus terbaik;; ingetang makenyem'/><title type='text'>Inspirasi menulis buku</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;strong&gt;9 BUKU OLEH BUKAN PENULIS&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada awalnya saya tidak pernah membayangkan akan bisa membuat sembilan buah buku seperti sekarang. Saya lebih senang kalau teman-teman menyebut saya seorang pendokumen kebahagiaan.&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;Karena semua buku ini adalah sebuah catatan rekaman kehidupan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ide pertama kali untuk&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;mencatat muncul sejak&lt;span style="font-size: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tahun 2004 yang lalu ketika saya menunggu istri sedang&amp;nbsp;creambath di salon. Untuk mengurangi rasa bosan, saya mencoba membaca koran bekas yang ada di sana. Ada sebuah artikel menarik hasil penemuan tentang kebahagiaan, yang menyebutkan&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;bahwa kenapa di jaman sekarang banyak orang hidupnya tidak bahagia? Itu karena kemalasan kita&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;mendokumentasikan momem-momen bahagia dalam hidup ini. Penemuan itu menyimpulkan bahwa, “Orang bahagia adalah orang yang paling&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;banyak mendokumentasikan kebahagiaan dalam hidupnya” Dokumentasi bisa visual seperti foto atau rekaman pristiwa-pristiawa bahagia. Yang paling penting dan jarang orang lakukan adalah mencatat ide, pikiran atau saat-saat mimpi bahgia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dari sana saya mulai rajin memcatat pristiwa-peristiwa bahagia yang terjadi dalam hidup ini. karena saya ingin menjadi orang bahagia.&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;Buku ini pada awalnya hanya kumpulan kalimat-kalimat bahagia yang tidak beraturan serta tidak menarik untuk&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;dibaca. Kemudia saya rangkai dalam sebuah paragraf sehingga menjadi sebuah bacaan. Saat itu saya rasa&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;bacaan itu sudah sangat bagus dan menarik.&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;Lalu saya coba sodorkan kepada kritikus yang paling handal di dunia yaitu istri saya, karena dia adalah orangnya tidak suka membaca dan selalu ‘&lt;i&gt;meboya&lt;/i&gt;’ meledek dengan kritikan. pada suaminya. Apa yang terjadi? ternyata dugaan saya benar&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;bacaan yang saya sodorkan dipandang sebelah mata bahkan dengan senyum sinis dia berucap “Ini bacaan paling buruk yang pernah saya baca, idenya tidak jelas, kalimatnya kacau, apalagi tata bahasanya yang ambur-radul,. parah deh!” Saya mulai berpikir orang yang paling saya sayangi saja seperti itu komentarnya apalagi orang lain?, Akhirnya Saya mulai tertantang dan termotivasi, dengan tekun saya merevisi sambil mendiskusikan lagi apa sih maunya istri? Saya berkeyakinan bila orang yang tidak senang membaca sampai berhasil tertarik, untuk yang lainnya saya anggap tidak ada masalah. Kira-kira setelah dua tahun secara diam-diam baru istri saya mulai tertarik dan denga jujur mengatakan bahwa buku yang ditulis sudah&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;bagus. Saya amat gembira, tetapi&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;saya bingung mencari editor. Akhirnya timbul ide bagaimana kalau anak saya yang kelas lima Sekolah Dasar disuruh membaca, Bila seorang anak Sekolah Dasar saja bisa mengerti apa yang saya tulis untuk orang lain pasti lebih mengerti lagi. Saya berusaha merevisi lagi&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;sampai anak saya bisa mengerti. Setelah keduanya setuju kemudian saya coba sampaikan &lt;span style="font-size: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;dengan teman-teman mengenai ide saya dan sebagian besar menyarankan untuk diterbitkan dalam sebuah buku,. bahkan ada sampai indent (memesan) untuk membeli, hebat kan? Kemudian saya memberanikan diri membawa ke seorang editor professional secara pribadi,&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;takut kalau ditolak. Ternyata diluar dugaan, editor malah sangat terkesan dengan apa yang saya tulis, bahasanya sederhana dan idenya masih murni. Saya berusaha menjelaskan di rumahnya sampai larut malam, saking terkesannya sampai-sampai dia memangil istri dan anaknya untuk ikut mendengarkan cerita mengenai tulisan saya. Akhirnya dengan senang hati beliau mau mengedit dan hasilnya sekarang sudah bisa menerbitkan edisi perdana dari sembilan “&lt;i&gt;Buku Seri &lt;strong&gt;Senyum,&amp;nbsp;ya Tersenyumlah&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;”&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; yang mengulas tentang hakekat kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span style="font-size: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Saya bersyukur atas Ijin Tuhan serta&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;bantuan semua pihak yang perduli dengan kebahagiaan, buku ini bisa diterbitkan dan diterima di masyarakat. Untuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih terutama sekali kepada almarhum Ibu sederhana saya yang sangat menginspirasi hidup saya, Istri dan putra putriku tersayang yang selalu menyemangati langkah saya, Bapak Editor yang luar biasa yang menjadikan tulisan saya sebuah buku yang enak dibaca, Penerbit dan pihak lain yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Saya juga minta maaf bila ada yang kurang, salah kata, ide maupun pengungkapannya, karena itu murni kesalah an &lt;span style="font-size: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;saya dari seorang manusia biasa dan bila mana ada manfaat yang diperoleh dari buku ini itu semua berkat Sang Pencipta, saya hanya bertugas menuliskan dan menyampaikannya saja.&lt;span style="font-size: 0px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebelum saya mengantar pembaca membuka pintu awal kebahagiaa itu, terimalah salam tulus dari kami “Salam&amp;nbsp;Senyum.!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-6563475419564528246?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/6563475419564528246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-menulis-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/6563475419564528246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/6563475419564528246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-menulis-buku.html' title='Inspirasi menulis buku'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-143723034246125480</id><published>2010-02-20T19:36:00.000-08:00</published><updated>2010-02-22T06:01:30.898-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama;tuhan;kemuliaan; baik/buruk;benar;salah;agama alam;arti agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sorga; Yang Esa'/><title type='text'>inspirasi Agama</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KEMULIAAN BERMEREK AGAMA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jaman awal kehidupan, Sang Pencipta menurunkan suatu ajaran kebenaran yang baik bernama kemuliaan. Kemuliaan itu tidak berwarna, tidak memihak dan selalu berlaku universal. Sebagai suatu ajaran diibaratkan seperti air. Air kemuliaan itu&amp;nbsp; berguna untuk kebaikan seluruh umat manusia. Untuk menyebarkan air kemuliaan itu ke seluruh penjuru dunia para misionaris lalu mengajarkan ajaran kemuliaan tersebut dalam kemasan bermerek agama. Maka timbullah kemuliaan yang bermerek agama . Yang selanjutnya disebut Agama A, B, C maupun Agama D. Setelah kemuliaan itu dikemas dalam bentuk agama, para tokoh-tokoh agama&amp;nbsp; mulai getol untuk memperkenalkan merek air kemuliaan hanya dengan sebutan agama nasing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan perkembangan agama, air murni kemuliaan itu mulai jarang disebut. Bahkan dengan panatisme sempit mereka menyebutnya merek kemasannya saja. Sehingga nama dan atribut agama itu lebih penting dari esensi&amp;nbsp; agama yang sesungguhnya. Agama merupakan senjata ampuh unutuk meningkatkan prestasi dan prestise. Atas nama agama mereka melakukan pembelaan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan sesuai petunjuk kitab sucinya. Padahal benar dan adil menurut satu agama belum tentu sama dengan agama&amp;nbsp; lainnya. Apalagi salah salah-benar, itu hanya&amp;nbsp; merupakan kesepakatan sekelompok orang saja. “Menurut agama kami itu benar dan akan memberikan jaminan bisa masuk sorga pada saat menuju dunia akhirat nanti..” Inilah dokrin kalimat agama yang kurang toleran dengan agama lainnya, karena kebenaran menurut agama A&amp;nbsp;belum tentu &amp;nbsp;benar menurut agam B.Begitu juga kebenaran menurut agama C&amp;nbsp;belum&amp;nbsp;&amp;nbsp;dijamin benar menurut agama lainya.&amp;nbsp; Kebenaran hanya berpatokan dengan salahsatu agaman saja belum bisa dipertanggung jawabkan kepada seluruh umat manusia. Kebenaran di masing-masing agama tidak bisa dipakai acuan untuk dasar kebenaran semua agama. Kadang tidak jarang orang memaksakan&amp;nbsp;ukuran kebenaran&amp;nbsp; agama &amp;nbsp;yang dianutnya.&amp;nbsp;Agama hanya sebuah merek dari air kemuliaan, namun masih banyak orang lebih menonjol agamanya dari pada esensi kemuliaan yang terdapat dalam ajaran semua agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbulnya pertentangan antar agama muncul karena mereka lupa bahwa esensi agama itu adalah kemuliaan bukan kebenaran atau keadilan. Adanya perang antar agama atas nama perang suci untuk membela kebenaran dan keadilan merupakan pelanggaran Kesepakatan. Pertemuan Perdamaian PBB Tahun 2000. Pembelaan agama secara radikal demi untuk memepertahankan kebenaran dan keadilan merupakan wujud panatikisme sempit sekelompok orang yang kurang paham dengan tujuan mulia diturunkannya ajaran Agama. Berbicara kebenaran atas nama Agama masih bersifat relatif karena kebenaran bisa berubah sesuai persepsi dari mana kita melihat kebenaran itu. Akan tetapi bila sudah berwujud kemuliaan dari manapun dilihat akan memandang hal yang sama yaitu kebaikan yang benar dan diyakini semua umat manusia tidak perduli apapun agamanya. Indikator yang bisa di pakai bila kita semua meyakini kebenaran yang baik&amp;nbsp;bermanfaat untuk kebaikan kita semua bukan sekelompok orang. Kata praktisnya menurut kita itu benar, bukan menurut kami atau saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk itu, sekarang &amp;nbsp;masih pentingkah merek agama menjadi pusat kebenaran? Atau air kemuliaanya itu sendiri yang merupakan esensi utama dari semua agama sebagai acuankebenaran&amp;nbsp;&amp;nbsp; seluruh umat manusia untuk mewujudkan kedamaian? Bolehkah saya menganut semua agama agar bisa lebih menghormati sesama.dan bisa berbuat baik tanpa rasa canggung walaupun berbeda keyakinan? Atau menganut agama baru yang disebut agama kemuliaan ? Selamat merenung!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AGAMA ALAM, &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;TUHANNYA TUMBUHAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mengikuti sebuah Seminar&amp;nbsp;Spiritual dengan peserta dari kalangan spiritualis, agamawan, dan akademisi dengan tema ”Cara Mudah Belajar Kitab Suci.” Menghadirkan pembicara dari luar negeri yaitu seorang penulis beberapa buku agama yang sering menjadi acuan akademis di berbagai Universitas. Saya terperangah ketika dalam sesi tanya jawab seorang peserta menanyakan agama yang dianut narasumber. Narasumber kemudian menjelaskan, ”Trimakasih atas pertanyaannya yang amat bagus! Sejak kecil pendidikan saya di sekolah skuler (sekolah yang tidak memasukkan ajaran agama dalam kurikulumya), maka dari TK sampai perguruan tinggi pun saya tidak diajarkan agama. Kemudian setelah kuliah saya mengambil spesialis linggungan, Saya adalah seorang pakar lingkungan maka alam adalah agama saya dan tumbuhan adalah Tuhan saya karena sebagian besar hidup saya bergaul dengan alam dan seluruh hidup saya diabdikan untuk tumbuhan. Disanalah dunia saya.” Inilah penjelasan menarik yang selalu menjadi renungan saya selain pemaparan mengenai cara mudah mengenal dan mempelajari kitab suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai menyadari ada pemahaman baru tentang agama selain yang kita pelajari di sekolah. Kita dari kecil pada umumnya orang tua diharuskan memeluk salah satu agama resmi yang ada di negara kita. Bahkan kadang kala orang tua dengan otoriter menyodorkan agama warisan leluhur yang sudah turun temurun unutuk di pakai pegangan hidup. Tanpa pernah memberikan alternatif yang lain. Kitab suci dan ajaran yang mendukungpun harus sesuai dengan agama yang dianut. Selain itu yang berhubungan dengan agama orang lain tidak boleh ada di rumah, Merupakan hal yang tabu menaruh Kitab sucu beberapa Kita Suci Agama di satu tempat. Pokoknya selain agamanya tidak ada yang lebih bagus lagi. Agama yang lainnya dianggap bertentangan dengannya, bahkan dianggap&amp;nbsp;&amp;nbsp;tidak layak dan tidak menjamin masuk sorga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah besar&amp;nbsp; mulai bergaul, mengenal berbagai karakter orang bahkan mulai mengenal berbagai agama. Melihat orang yang berbeda agama juga baik walaupun ada yang berprilaku jahat itu hanya kasus individual sifatnya. Saya mulai mengenal bahwa agama yang dianut orang lain juga mengajarkan tentang kebaikan. Menyadari arti agama yang sesungguhnya adalah sesuatu yang memberikan arah, langkah perbuatan yang baik agar bisa merasakan ketenangan dan&amp;nbsp;kedamaian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan adalah suatu yang kita hormati, cintai, kagumi, kasihi, dan&amp;nbsp;layani keberadaanya. Sehingga&amp;nbsp;Beliau &amp;nbsp;pun memberika cinta kasih keagungannya. Bila hal ini diabaikan akan menimbulakan murka, bencana, kesengsaraan umat manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita membayangkan Tuhan sangat jauh. Kita berusaha mengejarnya sampai prustrasi, lelah dan putus asa. Ada yang sangat simple memahaminya seperti Narasumber di atas apa yang paling dekat, yang bisa kita lihat dan rasakan itulah Tuhan. Kita wajibdengan tulus memuliakan, menghormati, mengasihi, Melayani (merawatnya) niscara kemuliaan Tuhan akan terpancarkan lewat kasih sayang-Nya dan memberikan kedamain hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah atau benar pandangan saya ini tidaklah penting. Karena berbicara masalah Tuhan tidak seorangpun manusia yang berhak menyalahkan dan membenarkan karena selama ini tidak seorangpun bisa membuktikan secara ilmiah pernah melihat Tuhan Yang Esa. Bukan&amp;nbsp; maksud saya menulis artikel ini&amp;nbsp; untuk dibenarkan atau disalahkan, akan tetapi minimal bisa memberikan manfaat untuk menumbuhkan rasa toleransi&amp;nbsp;agar bisa &amp;nbsp;hidup damai di muka bumi ini! Selamat memeperlakukan lingkungan terdekat layaknya melayani Tuhan, karen pada dasarnya kita juga Tuhan&amp;nbsp; dari manifestasi Yang Esa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-143723034246125480?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/143723034246125480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/143723034246125480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/143723034246125480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-agama.html' title='inspirasi Agama'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-6009387744705089488</id><published>2010-02-19T06:11:00.000-08:00</published><updated>2010-03-17T18:37:04.464-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaya sejati; oran kaya; kaya orang;kaya kekayaan;Seminar Bisnis;kaya semu;boss; gelar ok;'/><title type='text'>Inspirasi Kaya</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KAYA SEJATI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya menjadi pembicara dalam sebuah Seminar Bisnis, saya bertanya kepada peserta, “Siapakah sebenarnya disebut orang kaya menurut anda?” Mereka rata-rata menjawab bahwa orang kaya itu adalah yang memiliki banyak harta baik dari warisan maupun dari hasil usaha, mereka yang mempunyai pasif income yang sangat banyak. Bahkan ada yang menjawab dia merasa kaya bila bisa membeli apa saja yang diinginkan. Ada yang lebih lengkap menjawab orang kaya itu adalah orang yang memiliki banyak harta, tahta dan wanita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jawaban peserta di atas dapat disimpulkan bahwa pemahaman tentang orang kaya itu selalu berhubungan dengan seberapa banyak harta yang dimiliki, padahal menurut hemat saya, dari sudut harta dan moral orang kaya itu adalah orang yang memiliki banyak harta kekayaan, hasil jerih payahnya sendiri dan digunakan untuk tujuan mulia. Dari pengertia itu maka ada dua orang kaya di dunia yaitu orang kaya sejati dan kaya semu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kaya sejati&amp;nbsp; yaitu orangnya sendiri yang memiliki kekayaan itu, Tiga kriteria orang kaya sejati adalah; orang kaya, kaya orang dan kaya kekayaan. Orang kaya adalah orangnya sendiri yang memiliki kekayaan yang melekat pada dirinya seperti kaya pengetahuan, kaya pengalaman dan kaya citra diri (dipercaya orang). Sedangkan kaya orang artinya dia memiliki banyak orang yang membantu menjadikan dirinya kaya harta. Seperti kaya teman ( konsumen, klien, supalayer), banyak punya orang professional, orang cerdas dan orang trampil. Nah kalau kaya kekayaan memang dia mempunyai banyak harta kekayaan dari hasil jerih payahnya sendiri. Orang kaya sejati selalu ada kemerdekaan dalam menggunakan kekayaanya. Dia bebas memberikan siapa saja, menyumbang berapa saja dan membeli apa saja. Kekayaan yang disertai kebebasan dalam menggunakannya itulah hakekat sebuah kepemilikan yang sebenarnya. Dan yang paling utama kriteria orang kaya sejati adalah digunakan untuk tujuan mulian yaitu selalu memberi, menyumbang, berderma dan diakhir kehidupanya akan mewariskan harta, moratitas dan nama baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kaya semu adalah orang yang kenyataanya miskin akan tetapi mengaku kaya. Yang sebenarnya kaya adalah orang lain. Seperti orang kaya dari warisan orang tua. Yang sebenarnya kaya adalah orang tuanaya dia adalah orang miskin karena selalu meminta atau menerima. Karena ciri utama orang miskin adalah memmita-minta termasuk meminta warisan. Orang kaya semu tidak memiliki kekayaan yang melekat pada dirinya. Sehingga mereka biasanya kaya bersifat sementara bila tidak bisa mengelola warisanya dengan baik pasti di masa tuanya hidupnya akan menderita. Orang-orang sperti ini termasuk juga orang kaya akibat pemenang judi, undian, dapat bonus pertandingan dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amatlah bersyukur kalau dilahirkan di sebuah keluarga kaya yang memungkinkan akan mendapat warisan yang banyak. Walaupun pada awalanya kita menjadi orang kaya semu namun akan lebih bijaksana warisan tersebut dijadikan modal untuk mengembangkan usaha. Dari hasil usaha itu akan mendapatkan laba sebagai penghasilan. Ketika apa yang dihasilkan itu melebihi dari jumlah warisan yang diterima maka itulah yang disebut hasil usaha sendiri. Orang seperti inilah yang disebut orang kaya semu menjadi orang kaya sejati.bagimana dengan anda? Apakah termasuk orang kaya semu atau orang kaya sejati ? Ataukah tidak termasuk orang kaya sama sekali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PROFESI BOSS GELARNYA OK&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih kecil saya ditanya oleh orang tua, “Nak, kelak setelah kamu besar nanti mau jadi apa?” Saat itu saya jawab, “Saya mau jadi guru.” Kemudian setelah dewasa, saat ikut seminar motivasi ditanya oleh narasumber dengan pertanyaan, ”Apa target sepuluh tahun ke depan yang ingin Bapak capai?” Saat itu saya jawab, ”Saya ingin punyan mobil mewah, rumah megah serta punya pasif income yang sangat banyak.”. Sekarang setelah saya menajadi orang tua dari seorang istri tiga anak yang sangat lucu. Pertanyaan terakhir datang dari diri saya sendiri, dengan menanyakan “Apa sih visi hidupmu yang sebenarnya?” Inilah pertanyaan yang paling sulit saya jawab. Melalui perenungan yang cukup lama, saya baru menemukan jawabannya. Visi hidup saya adalah “Saya ingin menjadi orang mulia kaya, sehat dan bahagia serta diakhir kehidupan ini bisa mati tersenyum”. Jawaban saya itu mungkin kedengarannya sangat idealis. Bagi saya itu tidak ada masalah karena membuat visi itu tidak butuh biaya atau gratis, Mungpung masih gratis, apa salahnya kita membuat visi seideal mungkin? Walaupun visi itu letaknya sangat jauh dari perjalanan waktu, tetapi itulah ujung kehidupan yang akan saya tuju. Masalahnya bagaimana cara mewujudkannya dan saya harus mulai dari mana? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama saya membayangkan orang kaya itu hidupnya sangat enak, mau bahagia semua keinginan terpenuhi, mau menjadi orang mulia bisa dengan banyak membatu orang, mau sehat bisa berolah raga ditempat yang kita mau dan mau makanan sehat tinggal pesan saja. Kebanyakan orang kaya itu adalah seorang pengusaha. Maka saya memutuskan tujuan pertama adalah harus menjadi pengusaha agar bisa menjadi orang kaya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai bertanya adakah tempat kuliah singkat, supaya bisa medapatkan sertifikat banyak (maksudnya memiliki sertifikat tanah, rumah atau properti) sehingga diberi julukan OK (Orang Kaya). Pendidikan di Indonesia dari TK, SD sampai perguruan tinggi pada dasarnya selalu mencetak calon karyawan. Karyawan umumnya lebih sulit kaya dibanding pengusaha. Begitu juga dalam memperoleh setifikat setiap jenjang pendidikan hanya memberikan satu ijasah atau sertifikat. Dan gelarnyapun hanya sarjana, master atau doktoral yang tidak menjamin menjadi orang kaya. Apalagi kebanyakan orang yang mengajar hanya mengerti ilmu pengusaha yang tidak pernah memiliki usaha. Maka tidak jarang orang-orang terkaya di Indonesi tidak ada bergelar sarjana Ekonomi bahkan ada yang tidak pernah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu untuk menjadi pengusaha sukses itu ternyata ada di tempat usaha (langsung membuka usaha) dan gurunya adalah pengusaha sukses. Karena mereka akan memberikan trik real sebagai pengusaha yang sangat jarang diajarkan di sekolahan. Ilmu yang paling penting adalah menyangkut kecerdasan finansial, kecerdasan emosi dan negosiasi serta tak kalah pentinnya adalah kecerdasan spiritual sebagai modal dasar jadi pengusaha. Maka timbullah lembaga-lembaga non formal yang membingbing orang-orang menjadi pengusaha sukses. Umumnya lembaga ini tidak mementingkan formalitas, tidak memberikan sertifikat karena siswanya disuruh berusaha mencari sertifikat (maksudnya sertifikat tanah atau properti) sebanyak-banyaknya bila sudah menjadi pengusaha. Jadi kalau ingin jadi orang kaya jadilah pengusaha, belajarlah di tempat usaha dan carilah mentor pengusaha kaya. Bergaullah dengan teman-teman pengusaha sukses. Inilah tip menjadi pengusaha kaya yang tidak diajarkan di sekolah formal. Selamat kuliah di Sekolah Entepreneur! (Salam Entepreneur University)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-6009387744705089488?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/6009387744705089488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/6009387744705089488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/6009387744705089488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-kaya.html' title='Inspirasi Kaya'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-2062027321390920290</id><published>2010-02-16T07:42:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T07:42:28.924-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelaku; sejarawan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesuksesa;'/><title type='text'>inspirasi bisnis</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PELAKU DAN SEJARAWAN &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di kantor ada seorang teman yang sangat pintar menceritakan kesuksesan dan kegagalan orang lain. Sebagai raja gosif dia memang hebat membicarakan kesuksesan orang lain. Dia bisa ceritakan kesuksesan orang secara historis dan sistematis, dari awal perjuangan sampai sukses, bahkan semua kekayaan yang dimilikinya dia bisa tunjukakan. Ia banyak mengagumi dan menjungjung tinggi orang dianggap kaya. Namun kadang-kadang Ia juga banyak mengkritik orang yang dianggap berhasil tersebut. Yang paling parah adalah dia paling sering dan sangat senang menceritakan kegagalan orang lain. Dengan nada mengejek dan mencemohoh dia sangat senang mengutarakan kejelekan dan kekurangan setiap orang, walaupun sebenarnya dia sendiri hidupnya pas-pasan dan tidaklah begitu sukses. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ketika awal berjuang terjun ke dunia bisnis tidak luput dari perlakuan itu. Saat saya tidak punya usaha dan hidup susah diledek mati-matian, saat sekarang sudah punya beberapa bisnis yang berkembang juga dikritik. Menurut saya dia adalah tipe seorang sejarawan yang hanya hebat menceritakan sejarah orang lain saja dan lupa membuat hidupannya sendiri membuat sejarah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi sejarawan itu bermanfaat untuk menceritaka kebenaran tetang suatu fenomena atau kejadian, namun yang paling bermanfaat adalah menjadi pelaku sejarah yang akan menciptakan sebuah peristiwa atau hasil karya yang akan dikenang generasi yang akan datang. Pelaku disamping dapar merasakan peristiwa perjuangan juga dapat menikmati hasil perjuangannya serta dapat mewariskannya kepada anak cucu di kemudia hari. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan ini hampir 90% lebih orang lebih senang sebagai sejarawan bukan pelaku sejarah. Dalam dunia bisnis khususnya lebih banyak orang pintar membicarakan kesuksesan dan kegagalan orang lain dari pada ikut terjun ke dunia bisnis. Umumnya lebih banyak komentator dari pada pemain. Seorang sejarawan paling pintar mengkritik, menyalahkan, dan bahkan sering merintangi orang yang ingin berjuang menciptakan sejarah hidupnya. Karena sejarawan yang hidupnya jarang sukses dalam dunia bisnis maka setiap orang yang mau memulai bisnis sering diponis pasti gagal sebelum dia sendiri melihat fakta yang akan terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pengusaha tangguh tidak akan terpengaruh dengan kritikan orang orang atau apapun yang dikatakan orang. apalagi tidak memberikan kontibusi akan dianggap angin lalu Masalah gagal dianggap sebagai kesuksesan yang tertunda. Dia tidak pernah menghitung berapa kali sudah gagal akan tetapi dia akan selalu ingat bangkit ketika kegagalan menghampiri hidupnya. Masalah gagal itu adalah normal karena setiap orang pasti berbekal kekgagalan sejak lahir. Yang membedakan adalah hanya jumlahnya saja. Ada berbekal kegagalan banyak ada yang sedikit. Dalam hal perjuangan bukan jumlah kegagalannya yang penting tetapi berapa banyak kegagalan yang sudah diambil, seberapa sering kita gagal. Semakin sering gagal berarti kesuksesan semakin dekat karena jumlah kegagalan yang tersisa masih sedikit. Maka banyak orang ketika dari kecil menderita atau gagal terus ketika sudah dewasa menjadi orang sangat sukses dan setiap apa yang dikerjakan selalu bertambah sukses. Pelaku bisnis akan selalu berjuang keras untuk mengubah sejarah hidupnya dari menderita menjadi hidup sejahtera. Dari miskin menjadi kaya. Pelaku kadang kala saat berjuang sering lupa sejarah orang lain atau menceritakan orang lain, tetapi ia selalu ingat sejarah dirinya. Namun bagi seorang sejarawan, ia selalu ingat sejarah orang lain, namun lupa sejarah dirinya. Sejarawan tidak sempat menciptaka sejarah karena waktunya banyak dihabiskan untuk menceritakan orang dari pada diceritakan oleh orang lain. Tidak jarang di masa tua secara materi sejarawan (yang hanya suka menceritakan orang lain) lebih miskin dibandingkan pelakunya (pengusaha). Akhirnya saya ucapkan selamat memilih pfrofesi menjadi sejarawan atau pelaku yang menciptakan sebuah sejarah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-2062027321390920290?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/2062027321390920290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/2062027321390920290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/2062027321390920290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-bisnis.html' title='inspirasi bisnis'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-6927367987496717332</id><published>2010-02-11T19:03:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T19:03:28.152-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mati takdir;kodrat;hakekat ; ; umur harapan hidup;gaya hidup sehat;hormon pertumbungan ;kelahiran'/><title type='text'>inspirasi kodrat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MATI TAKDIR ATAU KESALAHAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kuliah Anatomi fFsiologi, seorang Profesor memberikan pengantar kuliah dengan sebuah pendahuluan yang mengatakan bahwa manusia normalnya meninggal mendekati umur harapan hidup. Di beberapa Negara maju umur harapan hidup bisa mencapai 90 tahun. Maka bila kita mati sebelum umur 90 tahun itu buka semata-mata kehendak Sang Pencipta akan tetapi murni kesalahan manusia dan bila bisa lebih, baru merupakan kodrat alami dari Tuhan. Jadi umur manusia itu ditentuka oleh gaya hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang diungkapkan oleh Profesor di atas dapat menyadarkan kita bahwa betapa pentingnya melakukan pola hidup sehat untuk memperpanjang usia hidup. Kadang-kadang yang paling sering kita dengar adalah setiap kematian selalu dikatakan takdir yang di atas. Kalau memang takdir kenapa kata takdir itu tidak pernah terucap sebelum kejadian? Tidakkah itu kalimat penghibur bagi orang-orang yang sulit mencari jawaban atas sebuah kenyataan. Banyak orang sudah jelas matinya akibat kesalahan manusia. Seperti mati kecelakaaan akibat kebut-kebitan di jalan dalam kondisi mabuk atau mati akibat kangker paru karena perokok berat, meninggal akibat penyakit lever karena saat muda sebagai peminum kelas berat. Atau mati karena AIDS akibat dari pergaulan bebas. Semua kematian di atas rasanya murni akibat gaya hidup yang keliru tidak sesuai dengan gaya hidup sehat. Jadi mati sebelum waktunya (mendahului umur harapan hidup) akibat dari terserang suatu penyakit adalah merupakan kesalahan manusia yang tidak bisa menerapkan pola hidup sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang beberapa kejadian mungkin tidak disebabkan oleh orang bersangkutan seperti ditabarak, kena runtuhan rumah akibat gempa, atau tenggelam karena banjir bandang. Namun kalau kita kaji lebih mendalam semua itu akibat kesalahan manusia juga seperti lalai berkendaraan, membuat rumah yg tidak tahan gempa walaupun sudah tahu daerahnya termasuk radius beresiko gempa. Apalagi banjir itu jelas-jelas adalah akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab menggunduli hutan. Meninggal akibat kesalahan orang lain juga merupakan mati karena kesalahan manusia yang tidak bertanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalau bisa hidup sampai mencapai umur harapan hidup (sesuai umur harapn hidup nasional) bahkan kalau bisa lebih, itu baru takdir karena matinya seiiring dengan kematian alami selnya tanpa ada rekayasa atau kelainan akibat ulah manusia. Perkembangan sel hormon pertumbungan berhenti sampai umur 20 tahun dan penurunan fungsi sel tubuh memang sudah dimulai sejak umur 30 tahun. Para ahli mengatakan bahwa kematian sel yang menyebabkan penurunan fungsi tubuh diperkirakan menurun satu persen per tahun. Jadi kalau orang sampai bisa mecapai umur 90 tahun itu berarti fungsi tubuhnya maksimal berfungsi lagi 40 persen. Karena fungsi tubuhnya secara normal sudah menururn sampai mencapai 60 persen dari fungsi sel saat masih muda. Orang-orang yang bisa mencapai umur lebih dari usia harapan hidup, pastilah hidupnya dengan gaya yang lebih sehat dibandingkan dengan mereka yang usianya di bawah umur harapan hidup. Gaya hidup sehat ini bersifat holistik atau menyeluruh. Hanya mereka yang selalu memelihara kesehatan fisik, mental dan spiritualah yang memungkinkan bisa melebihi rata-rata usia orang normal. Jadi bila mati kurang dari 90 tahun itu sebagian besar merupakan kesalahan manusia dan bila bisa lebih, itu merupakan kodrat alami panggilan Sang Pencipta. Sebelum saya menghakhiri perkennkan saya berdoa, "Semogakita pulang ke akhirat sesuai kodrat karena kelahiran kita berdasarkan kodrat pula!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-6927367987496717332?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/6927367987496717332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-kodrat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/6927367987496717332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/6927367987496717332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/02/inspirasi-kodrat.html' title='inspirasi kodrat'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-3663417586778856949</id><published>2010-01-31T21:42:00.000-08:00</published><updated>2010-01-31T22:01:45.483-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='waktu itu kematian;hakekat waktu; setahun; umur harapan hidup;mati;orang sibuk;banyak waktu;orang rajin;  waktu luang'/><title type='text'>Inspirasi waktu</title><content type='html'>&lt;strong&gt;WAKTU ITU KEMATIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat ulang tahun” Itulah kalimat yang sering kita dengar ketika seseorang menyelenggarakan acara ulang tahun. Bernarkah tahun itu berulang? Kalau memang berulang, kenapa tidak ada tahun yang sama? Lalu apa sebenarnya hakekat waktu tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum waktu dipahami secara siklik (lingkaran) karena bumi mengelilingi matahari secara melingkar sesuai dengan orbitnya.. Satu putara penampakan matahari selama 24 jam disebut satu hari. Kita tahu dalam sehari selalu ada siang dan malam. Bila satu putaran siang-malam sudah terlewati maka hari itu disebut kemarin dan satu putaran berikutnya disebut hari esok. Hai itu terus berulang berlangsung seperti itu. Nama hari dalam seminggu seperti Senin, Selasa dan sebagainya akan datang setiap tujuh hari. Begitu juga bulan Januari, akan datang setiap tahun. Setahun merupakan putaran yang berlangsung selama 360 hari. Setiap tahun seseorang yang tanggal lahirnya muncul lagi disebut ulang tahun. Maka teman dan kerabat akan mengucapkan ”Selamat Ulang Tahun”. Pemahaman waktu yang berulang secara siklik akan&amp;nbsp; muncullah anggapan selalu ada hari esok. Besok masih ada waktu. Hal ini menimbulakan kecendrungan bagi seseorang melakukan penundaan, bermalas-malasan dan aktiitas memperlambat lainnya untuk menghambat kemajuan dengan alasan besok masih ada waktu. Mengapa harus tergesa-gesa toh juga watu itu tidak akan hilang. Itulah kalimat paforit yang paling disenangi oleh seorang pemalas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak ada yang memahami waktu secara linier( berjalan lurus). Linier ini ada dua yaitu linien ke belakang (retrolinier) ada yang linier ke depan (prolinier). Banyak orang mengatakan waktu itu sudah lewat, waktu sudah berlalu,. sejarah masa lalu tinggal kenangan. Pertanyaanya apakah kita sudah mengisi waktu yang sudah berlalu itu dengan sejarah kebaikan? Sejarah akan mencatat apapun yang sudah kita lakukan, baik berupa kemuliaan maupun kejahatan pasti akan terdokumentasi oleh sang waktu. Noda buruk yang sudah kita lakukan tidak akan pernah terbersihkan secara tuntas karena kita tidak bisa berjalan mundur terhadap perjalanan sang waktu yang selalu menuju ke depan. Namun bagi penganut paham optimisme mereka akan selalu bersemangat menyongsong hari depan penuh harapan. Waktu ke depan adalah kesempatan untuk membuat sejarah, Sehingga hidup menjadi lebih bergairah. Ke depan atau ke belakang dalam memahami waktu tidaklah begitu penting, yang terpenting adalah apa hakekat waktu itu sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu adalah kematian. Bagi setiap manusia normal selalu akan mati. Ada yang cepat ada yang di panggil lebil lambat. Semakin banyak waktu yang kita lewati semakin sedikit sisa waktu yang masih tersedia untuk tinggal di bumi. Tuhan menyediakan waktu yang berbeda bagi setiap umatnya. Namun masing-masing negara mempunyai angka kematian rata-rata penduduk yang sering disebut umur harapan hidup. Bila umur harapan hidup itu 65 tahun, dan ketika umur kita sekarang 40 tahun maka umur yang tersisa masih 35 tahun. Dari 35 tahun itulah setiap waktu yang terlewat merupakan kematian kita. Bila besok umur masih tersisa 35 tahun kurang satu hari. Tahun depan secara normal masi diberikan kesempatan hidup lagi 34 tahun dan terus berkurang seiring perjalanan waktu. Maka setiap waktu yang terlewatkan sebenarnya merupakan kematia bagi kita. Maka orang yang berulang tahun itu adalah umurnya mulai berkurang bukannya umurnya bertambah. Masalah utamanya bukan bertambah atau berkurangnya umur, akan tetapi yang paling mendasar adalah sudahkah kematian itu diisi dengan kebaikan? Janganlah menunda berbuat baik, karena kita sebenarnya sudah mati! Jangan takut dengan kematian tetapi takutlah karena mati tidak sempat berbuat baik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ORANG SIBUK BANYAK WAKTU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sibuk banyak punya waktu, dia bisa lebih banyak berkarya, kadang kala lebih rajin mengikuti kegiatan social dan spiritual. Dia sangat trampil mengatur setiap waktu yang ada. Semua waktu akan terisi dengan penuh maanfaat. Bahkan setiap kegiatan yang dilakukan. sering lebih berprestasi dibandingkan dengan orang pemalas yang punya banyak waktu. Orang-orang yang sibuk tidak jarang mempunyai banyak profesi yang dilakukan secara aktif. Seperti ada orang disampaing sebagi pejabat pemerintahan , dia juga aktif sebagai dosen, juga di luar dinas sebagai pengusaha sukses. Di beberapa organisasi sosial bahkan dia biasanya sebagai pengurus. Orang-orang sperti ini&amp;nbsp;umumnya selalu haus akan ilmu pengetahuan maka di sela-sela kesibukannya yang begitu padat tidak jarang juga mengikuti kuliah malam di sebuah universitas yang mempunyai program khusus untuk para eksekutif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain ada banyak orang tidak memanfaatkan waktunya dengan kegiatan positif. Mereka banyak yang terlena bahwa kita ini sebenranya dibatasi oleh umur, dengan tanpa merasa kehilangan kesempatan, mereka menyia-nyiakan hidup dengan bermalas-malasan. Walaupun manusia secara normal membutuhkan waktu istirahat 7 – 8 jam sehari, kelompok pemalas ini akan menghabiskan waktunya dengan tidur-tiduran bahkan bisa sampai setengah hari, sehari bahkan berhari-hari&amp;nbsp;bermalas-malasan. Kalaupun mereka aktif biasanya mengikuti kegiatan yang bersifat hura-hura. Bersenang-senagn itu wajar tapi akan menjadi tidak wajar kalau kalau masa mudanya di gunakan untuk behura-hura, setelah tua baru bekerja keras. Itu namanya terlambat bertobat. Masa muda untuk bertobat masa tua sebenarnya hanya ntuk bersyukur. Bertobatlah selagi masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki dan bersyukurlah setelah waktu pertobatan sudah habis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dicatat orang yang sibuk secara positif akan mempunyai jadwal kegiatan tersendiri. Setiap jam akan dimanfaatkan dengan maksimal. Sedangkan si pemalas walaupun ada banyak waktu tetapi sepertinya tidak punya waktu untuk kegiatan ke hal-hal yang positif seperti kegiatan sosial, acara spiritual apalagi perbuatan menuju sebuah prestasi. Ternyata orang sibuk itu akan selalu mengusahakan waktu untuk dapat menghasilkan sesuatu yang lebih baik, Dia akan selalu punya waktu unutuk berbuat menuju kebaikan, Sedangkan pemalas akan selalu tidak punya waktu bila ada kegiatan yang sifatnya positif. Mereka lebih nikmat tidur dan bermalas-malasan di rumah atau di rumah temenya yang juga pemalas dibandingkan harus mengikuti kegiatan sosial, kegiatan spiritual atau kegiatan positif lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan secara akademis biasanya orang sibuk lebih berprestasi dibandingkan dengan pemalas. Orang yang kuliah sambil bekerja tidak jarang nilainya lebih bagus dibandingkan dengan yang tidak punya kegiatan sampingan sama sekali. Buka masalah sibuk atau tidak, masalah sebenarnya adalah pemanfaatan waktu secara efektif dan efesien. Orang yang hidupnya selalu kepepet, &amp;nbsp;pemikirannya akan lebih berkembang dibandingkan dengan orang yang selalu hidupnya aman dan nyaman. Melatih diri memanagement waktu adalah kunci keberhasilan. Kesimpulannya adalah Orang rajin sangat sedikit waktunya bersantai, tetapi banyak punya waktu berbuat hal positif, Pemalas banyak punya waktu luang, tetapi sedikit waktu berbuat positif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-3663417586778856949?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/3663417586778856949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/3663417586778856949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/3663417586778856949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-waktu.html' title='Inspirasi waktu'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-1641697515556022818</id><published>2010-01-28T19:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T19:52:43.752-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah;Memenangkan persaingan;motivasi;bersenang-senang;Sekolah Perawat;Universitas Negeri; cerita nyata;  sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bekerja dan belajar; pensiun kuliah; pesaing utama; prestasi dan prestise'/><title type='text'>inspirasi belajar</title><content type='html'>&lt;strong&gt;SAYA PESAING UTAMAKU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih bersekolah, yang menjadi pesaing utama untuk mendorong kemajuan adalah teman sekelas. Sering saya iri ketika SD teman saya sudah bisa naik pesawat udara berangkat ke Jakarta untuk mewakili olympiade Matematika. Padahal kemampuan secara akademis tidak jauh berbeda dengan saya. Maka saya berusaha belajar lebih giat lagi, memang saya dendam denganya, tetapi dalam arti positif. Dengan emosi yang meledak-ledak di SMP saya mulai bisa mengalahkannya, saya selalu menduduki rengking tiga besar bahkan tidak jarang saya menjadi juara umum di sekolah. Teman saya mulai tidak kelihatan bahkan rengking dikelaspun dia tidak pernah ia dapatkan. Setelah tamat SMP sangat kasihan melihat nasib Sang Juara matematika ketika SD tidak bisa melanjutkan lagi karena dia harus berjuang untuk ekonomi keluarga. Saya sangat bersyukur bisa melanjutkan ke Sekolah Keperawatan dan setelah tamat saya langsung diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bekerja saya mulai menemukan pesaing baru, dimana teman-teman sekantor selalu mebuat saya iri hati. Mereka yang seprofesi, hidupnya jauh lebih baik dari saya.. Mereka bisa membeli mobil bagus. Beberapa dari mereka rumahnya sudah cukup mewah dengan pekarangan nan asri. Saya mulai bertanya kenapa mereka seangkatan ketika sekolah di keperawata bisa sehebat itu? Semenjak menikah saya mulai berjuang keras. Bersama istri saya selain sebagai Pegawai Negeri Sipil juga berusaha mengembangkan bisnis. Setelah sepuluh tahun baru kami bisa membuktikan. Dari hasil kerja keras itu kami sudah mempunyai beberapa perusahaan, kami bisa membeli beberapa tempat strategis di kota. Anak-anak bersekolah bisa kami antar dengan mobil pribadi. yang cukup mewah. Dan kami pun bisa tidur bersama keluarga di rumah berlantai tiga. Sedang teman yang saya kagumi dulu hidupnya tetap seperti itu. Rumah dan mobilnya juga belum diganti. Hidupnya tidak ada perkembangan yang berarti. Kami sekarang sudah bisa melebihi kehidupan teman saya&amp;nbsp;se kantor tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari pesaing ke luar ternyata tidak cukup kuat untuk memberikan motivasi hidup di jaman global ini. Setelah menjadi orang tua dari dua putra dan seorang putri saya baru sadar bahwa pesaing utamaku adalah diri saya sendiri. Untuk mendorong kemajuanku ternyata saya harus bersaing dengan diri saya sendiri. Saya harus bersaing dengan umur yang selalu berjalan cepat. Bersaing dengan kondidsi kesehatan yang mulai menurung. Bersaing dengan semangat yang lama-lama mulai menudar. Dan yang paling penting bersaing dengan keadaan biaya yang terus bertambah seiring dengan tuntutan biaya sekolah anak-anak yang semakin membengkak. Maka dari itu dibutuhkan kecepatan, semangat dan pengorbanan yang tinggi untuk berjuang menuju puncak karer kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memenangkan persaingan dengan diri sendirilah yang paling berat. Saya berusaha menumbuhkan motivasi dalam diri agar terus mau melanjutkan sekolah sampai anak-anak kuliah nanti. Ketika anak-anak mulai kuliah saya harus rela memberikan kesempatan kepada mereka untuk maju. Kalau nanti anak-anak sudah bekerja dan kesehatan memungkinkan, saya akan melanjutkan kuliah lagi. Kalau saya bersaing dengan teman-teman atau orang lain pastilah setelah pensiun tidak ada pesaing lagi karena mereka umumnya memnganggap setelah pensiun perjuangan sudah berakhir. Padaha sebenarnya perjuangan baru dimulai karena setelah pensiun kita bisa kuliah sesuai hobi dan kesenangan. Kalau masih kerja orang berjuang keras karena tuntutan pekerjaan. Bahkan banyak orang sering terpaksa melanjutkan sekolah karena tututan kareer dan penghasilan. Nah kalau setelah pesiun kita bisa kuliah ini sangat bagus untuk menyalurkan kesenangan dan hobi. Semoga dengan bersaing positif kita selalu siap bersaing dengan diri sendiri! Selamat menemukan pesaing utama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BEKERJA BELAJAR, &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;PENSIUN KULIAH &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semenjak mulai bekerja di sebuah instansi pemerintah, saya sangatlah hobi belajar. Dua tahun semenjak diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil saya rajin mengikuti khursus singkat seperti khursus bahasa. Inggris, Bahasa Jepang dan sebagainya. Kemudian sambil bekerja saya memutuskan untuk melanjutka ke perguruan tingi. mengambil Program S1 jurusan Kependidikan Bahasa Inggris. Tamat Sarjana pendididkan saya melanjutkan lagi Program S1 jurusan Ekonomi. Saya kemudia berhenti sementara dengan memberikan kesempatan kepada istri untuk melanjutkan pendidikan profesi tiga tahun ke akademi kebidanan. Setelah istri saya lulus mewnjadi seorang bidan, saya melanjutkan lagi sekolah profesi D3 Keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertemuan kuliah perdana di sekolah D3 Keperawata, kami ditanya oleh Dosen.”Apa alasan Bapak/Ibu ikut kuliah lagi padahal sudah bekerja, usianya sudah pada tua-tua, bahkan sampai meninggalkan anak dan keluarga segala. Bapak/Ibu masih juga semangat untuk belajar?” Teman saya rata rata menjawab bahwa mereka kuliah lagi karena ingin menambah pengetahuan, pengalaman, skill. Disamping itu juga ingin menambah teman, meningkatkan kareer, pangkat, golongan dan sebagainya. Ketika tiba giliran saya di tanya seperti itu. Jawaban saya adalah.”Saya ke kampus untuk bersenang-senang karena belajar hobi saya.” Semua teman di kelas terdiam dan beberapa menoleh dengan tatapan seperti menyangsikan jawaban yang saya ucapkan. Kemudia saya jelaskan lagi bahwa menuntut ilmu itu kewajiban karena tututan pekerjaan. Saya tidak akan menghentikan langkah saya terus menuntut ilmu sebelum anak saya kuliah. Sekarang saat masih bekerja saya wajib belajar. Saya akan kuliah sebenarnya setelah saya pensiun nanti karena jurusan yang diambil bisa sesuai dengan hobi dan kesenangan. Sehingga kuliah yang sebenarnya adalah di saat pensiun nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya buktikan bahwa sebelum di wisuda, hanya dengan surat keterangan lulus saya mencoba mengikuti testing Si Keperawata di sebuah Universitas terkenal. Bersyukurlah sekarang saya diterima bahkan sudah mulai kuliah di S1 Keperawata. Stiap berangkat kuliah saya selalu melakoni dengan senang hati. Hidup ini harus diisi dengan hala-hal yang menyenangkan. Dengan modal ke kampus untuk bersenang-senang beban belajar menjadi lebih ringan. Di universitas bukanlah ditentukan oleh oleh kepinteran IQ saja akan tetapi yang paling utama adalah keulatan daya juang dan kegigihan. Di universitas asal mau mengikuti dan selalu berusaha pasti berhasil, walaupun berapa kali nilai tidak bagus akan bisa bagus dengan mengikuti remidi dan belajar lebih giat lagi. Banyak orang gagal di perguruan tinggi bukan semata-mata kerena bodoh akan tetapi lebih banyak karena putus asa, malas, tidak konsentrasi atau salah pergaulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama saya masih bekerja saya akan berusaha belajar sampai tingkat pendidikan tertinggi. Target ahkir saya harap bisa mencapai jenjang pendidikan S2 atau S3. Saya memang sedang mengusahakan agar setelah tamat S1 nanti bisa kuliah di luar daerah atau luar negeri. Memang belajar selama masih bekerja adalah merupakan kewajiban pekerjaan untuk menuntut ilmu pengetahuan. Namun belajar yang sebenarnya adalah bila tidak ada tekanan baik dari pekerjaan maupun kepentingan pihak lain. Maka kuliah setelah pensiun adalah belajar yang sebenarnya karena akan memilih jurusan sesuai hobi dan kesenangan. Di saat inilah ke kampus unutuk bersenang-senang yang sebenarnya terwujud. Selamat ke kampus untuk bersenang-senang! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KALAH PRESTASI&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;MENANG PRESTISE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada acara pengenalan program study di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehat saya bertemu dengan teman seangkatan waktu Sekolah Perawat&amp;nbsp; dulu. Setelah hampir delapan belas tahun tidak betemu, dengan gaya penuh percaya diri saya bertanya, ”Apakah kamu juga ikut kuliah D3 Keperawatan seperti saya?” Dengan senyum nyengir seperti meledek dia berkata,” Memang dulu kamu&amp;nbsp;&amp;nbsp;lebih pintar, selalu &lt;em&gt;berprestasi&amp;nbsp;&lt;/em&gt; rengking tiga besar di kelas, tetapi sekarang kan kalah &lt;em&gt;prestise&lt;/em&gt; dengan saya. Kenyataannya sekarang saya kan lebih dulu menjadi sarjana. Saya&amp;nbsp;sekarang &amp;nbsp;Mahasiswa SI Keperawatan di sini.” Mendengar jawaban teman saya seperti itu saya jadi sangat malu. Setelah kuliah D3 Keperawatan saya lebih malu lagi karena tidak bisa meraih rengking satu di kampus. walaupun pernah menduduki rengking tiga di kelas. Karena saya ingat dengan teman saya yang dulu&amp;nbsp; walaupun dikelas selalu her (nilainya jelek), tetapi sekarang duluan S1 Keperawatan, maka mulai saya bertekad walaupun kalah dalam prestasi saya akan berusaha agar bisa menang dalam prestise. Maka sebelum saya tamat, bermodalkan surat keterangan lulus saya mencoba ikut testing di program S1 Keperawatan di Universitas Negeri yang sangat terkenal di Bali dan saya ternyata diterima. Saya sangat bersyukur walaupun kalah prestasi akan tetapi saya akhirnya duluan sebagai Sarjana Keperawatan dibandingkan dengan Sang Juara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita nyata di atas dapat diambil suatu pelajaran bahwa ternyata ada banyak cara unutk berjuang selain lewat prestasi juga bisa dengan mengejar prestise. Prestasi adalah suatu keberhasilan tertinggi yang bisa dicapai seseorang dibandingkan dengan kemampuan yang dimiliki atau dibandingkan dengan kemampuan orang lain Prestasi bersifat vertikal yang hanya menghasilkan satu orang sebagai juara satu. Prestasi biasanya selalu berhubungan dengan keberhasilan di bidang kompetisi kecerdasan, ketrampilan dan kekuatan. Seperti berprestasi menjadi juara dalam suatu pringkat keberhasilan. Orang yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan. Sedangkan prestise adalah suatu kehormatan bergengsi karena kedudukan, peningkatan level pendidikan, jabatan, kareer, kedudukan dan status sosial yang dapat meningkatkan harga diri seseorang. Untuk prestise bersifat horisontal&amp;nbsp;karena &amp;nbsp;kelebihannya&amp;nbsp;&amp;nbsp;itu menyebabkan seseorang patut dihargai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang di sekolah berprestasi tetapi tidak mampu berprestise di masyarakat. Ada orang di sekolah tidak pernah berprestasi namun setelah di masyarakat tidak jarang menjadi orang berprestise, sukses dalam bisnis, mempunyai kedudukan yang cukup bergengsi di masyarakat sehingga menjadikan dirinya lebih dipandang dibangdingkan teman lainya. Ini sering terjadi dimana sang juara di sekolah kadang kala tidak menjadi apa-apa di masyarakat, hidupnya bisa-biasa saja. Maka jangan rendah diri kalau kalah prestasi di sekolah karena ada jalur perjuangan lagi yaitu melalui perlombaan dalam meraih prestise tertinggi di masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan prestasi ditentukan oleh kecerdasan dan kemampuan sedangkan pencapaian prestise lebih ditekankan pada keberanian dan keuletan berusaha tanpa kenal lelah. Orang-orang yang berhasil mempunyai prestise di masyakrakat kebanyakan karena orangnya berani mengambil resiko dalam hidupnya, selalu mencari solusi terbaik dari setiap masalah yang dihadapi dan berusaha terus-menerus sampai target yang dicita-citakan tercapai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang yang ideal itu adalha agar bisa berprestasi sekaligus mendapatkan prestise. Namun kalau belum bisa berprestasi atau kalah dalam prestasi, masih ada jalan lain untuk sukses yaitu dengan berjuang untuk meraih prestise. Setelah punya prestise seperti sukses dalam kekayaan, jabatan dan status soaial kemungkinan untuk hidup berprestasi di bidang tersebut lebih mudah dicapai. Jadi wlaupun kalah dalam prestasi kita masih bisa menang dalam prestise dan setelah punya prestise baru berusaha mengejar prestasi. Selamat berprestasi dan berprestise!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-1641697515556022818?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/1641697515556022818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-belajar_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/1641697515556022818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/1641697515556022818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-belajar_28.html' title='inspirasi belajar'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-8200308611128982525</id><published>2010-01-20T18:35:00.000-08:00</published><updated>2010-03-20T19:18:00.854-07:00</updated><title type='text'>Gallery</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i933.photobucket.com/albums/ad176/arsiawanadi/SriSriPrabuji.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://i933.photobucket.com/albums/ad176/arsiawanadi/SriSriPrabuji.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i933.photobucket.com/albums/ad176/arsiawanadi/ArsiawanGdprama.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://i933.photobucket.com/albums/ad176/arsiawanadi/ArsiawanGdprama.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i933.photobucket.com/albums/ad176/arsiawanadi/BpkTungDesemwaringinMotivator.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://i933.photobucket.com/albums/ad176/arsiawanadi/BpkTungDesemwaringinMotivator.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-8200308611128982525?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/8200308611128982525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/8200308611128982525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/gallery.html' title='Gallery'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-3970090413015952872</id><published>2010-01-20T18:14:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T06:43:28.093-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebenaran hakiki;mencari kebenaran; baik buruk; benar salah; agama;tuhan;kemuliaan; baik/buruk;benar/salah;agama alam;arti agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kejahatan;ilmu baik;seminar;'/><title type='text'>inspirasi kebenaran</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KEBENARAN HAKIKI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang bingung mencari kebenaran. Ada yang datang ke lembaga hukum seperti pengadilan, ada yang mencari kedalam dirinya sendiri dan ada pula yang menyerahkannya ke Sang Pencipta. Apakah sekarang ini kebenaran masih ada? Di manakah mereka berada? Kebenaran yang manakah semestinya kita pakai pegangan hidup? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang mencari kedalam dirinya sendiri, kebenaran itu berwujud baik - buruk yang bersifat subyektif. Bentuk nyatanya hanya berupa persepsi seseorang saja. Orintasi kebenaran hanya satu pihak, yaitu diri sendiri. Ia akan berkata, “Menurut saya itu benar”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila dicari di meja hijau kita akan temukan kebenaran itu berwujud undang undang yang mengatur benar-salah. Dan dibuat sekelompok orang. Kebenaran disini hanya berupa kesepakatan sekelompok orang yang meyakini hal itu benar. Orientasinya dua pihak yaitu pihak diri sendiri dan pihak lain yang sepakan membenarkanya. Mereka akan berkata, “Itu kebenaran menurut kami”. Kesepakatan ini bersifat berjenjang. Kebenaran di tingkat bawah tidak selalu sama dengan kebenaran di tingkat berikutnya tergantung kesepakatan mereka yang ada di masing-masing tingkatan. Benar yang dinyatakan sekelompok orang di pengadilan tingkat bawah belum tentu dibenarkan oleh kelompok lebih tinggi. Begiti juga benar yang dikatakan oleh kelompk A belum tentu benar di kelompok B. Dalam pengambilan keputusan yang paling dianggap benar dan baik di masyarakat demokrasi, kebenaran akan dikukur dengan suara terbanyak. Kelompok yang lebih besar akan selalu menjadi lebih benar dari pada yang jumlahnya lebih kecil. Sehingga kwantitas lebih berpengaruh dari pada kwalitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila kebenara itu mengacu kepada Sang Pencipta kebenaran itu sendiri, maka kebenaran itu akan berwujud kemuliaan-kejahatan. Pelangggaran kebenaran Tuhan disebut kejahatan dan semua yang mengacu kepada kebenaran yang kekal dan berlaku untuk semua umat manusia bahkan berlaku juga kepada semua mahluk hidup disebut kemuliaan. Jadi kemuliaan adalah sebuah kebenaran yang baik dan dianut oleh seluruh umat manusia yang bersifat universal. Wujudnya berupa kemuliaan. Kebenaran ini baik untuk pihak sendiri, pihak lain dan juga untuk alam semesta. Munculah istilah “Kebenaran menurut kita”. Inilah kebenaran yang hakiki. Kemuliaan tidak pilih kasih. Selalu adil unutuk semua orang. Inilah kebenaran sejati yang berasal dari Sang Pencipta. Ketika kebenaran itu ditujukan untuk memuliakan umat manusia akan bisa mewujudkan kedamaian dunia dan kesejahtraan semua umat manusia. Masihkah kita bingung mencari kebenaran? Apakah kita memilih kebenaran yang bersifat baik-buruk, benar-salah atau kemuliaan-kejahatan? Kitalah yang menentukan. Akhir kata terimalah salam kemuliaan semoga semua sejahtra, hidup bahagia dan damai selalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SEMUA ILMU BAIK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya mengenal seminar, saya amatlah selektif dalam memilih materi apa yang akan diikuti, bahkan saya harus tahu seberapa terkenal narasumbernya. Setelah hampir lima tahun saya selalu rajin mengikuti seminar, seiring dengan peningkatnya tarap hidup maka saya mulai mewajibkan diri untuk seminar minimal sebulan sekali. Lama-lama mulai saya menyadari bahwa setiap ilmu yang dijelaskan dalam seminar pada dasarnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu ilmu sebagai suatu keyakinan dan ilmu sebagai pengetahuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu sebagai suatu keyakinan adalah bertujuan untuk membentuk atau menambah keyakinan yang dianut seseorang. Karena ada hubungannya dengan keyakinan itulah banyak orang berpikir ulang bila mengikuti sebuah seminar yang tidak sesuai dengan keyakinan yang dianutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kalau ilmu sebagai suatu pengetahuan adalah suatu ilmu untuk menambah pemahaman seseorang terhadap suatu hal. Sebagai suatu pengetahuan, ilmu itu semuanya baik, Ilmu yang dikatakan negative atau positif, pengetahuan kejahatan atau kebaikan serta ilmu tentang racun dan pengobatan pada dasarnya tidak ada perbedaan. Karena ilmu yang dianggap negative bisa menjadi positif bila diarahkan ke hal-hal yang baik, begitu juga sebaliknya. Semua ilmu itu sumbernya juga dari Tuhan. Orang mau jahat juga berdoa pada tuhan agar kejahatannya berhasil. Begitu juga orang mulia juga sering berdoa agar doanya terkabulkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang setelah kita mempelajari semua ilmu baik ilmu positif atau negative, maka kita akan berjalan mengarungi kehidupan ini. Dalam perjalanan akan selalu menemukan persimpangan jalan kehidupan yaitu ke kanan dan ke kiri. Jurusan ke arah kanan untuk kemuliaan dan ke arah kiri untuk kejahatan. Kita memilih arah ke kanan atau ke kiri. tergantung keputusan kita masing masing. Yang jelas kemanapun arah yang akan ditempuh selalu akan diikuti konsekwensi yang harus ditanggung. Hidup itu adalah sebuah pilihan mau memilih ke arah manapun itu semua kita yang menentukan. Ingin menjadi orang baik silahkan ke arah kanan dan kalau ingin jadi penjahat silahkan ke kiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini saya mulai lebih yakin lagi bahwa semua ilmu itu baik. Setelah saya mengikuti semua jenis seminar. Dulu memang setiap akan datang ke sebuah seminar pasti saya mempertimbangkan apa judul dari seminar yang diikuti. Semenjak mualai memiliki pemahaman bahwa semua ilmu itu baik saya sudah tidak mempertimbangkan lagi apa judul seminar tersebut. Bahkan saya pernah mengikuti seminar tanpa tahu judul sebelumnya. Kadang-kadang saya juga mengikuti seminar dari sebuah keyakinan yang berbeda dengan yang saya anut. Saya menganggapnnya apa yang disampaikan itu sebuah ilmu pengetahuan tambahan. Keyakinan itu bersifat individu tidak bisa ditentukan oleh manusia. Manusia bisa memberitahukan sebuah keyakinan tertentu tetapi jiwanya sudah punya pilihan keyakinan yang melekat dari sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menentukan pilihan apakah kita ke kanan atau ke kiri setelah memiliki banyak ilmu pengetahuan maka dituntut suatu kebijaksanaan. Pertanyaannya bagaimana caranya agar selalu mampu berjalan ke arah kanan atau menuju kemuliaan? Kebijaksanaan yang tinggi adalah modal utama mengarahkan manusia selalu berjalan menuju kemuliaan. Kebijaksanaan itu timbul dari pengalaman, pemahaman, kemampuan mengendalikan diri dan selalu mempercayai bisikan kebenaran. jiwa, bukan keinginan pikiran dan nafsu badan belaka. Kunci utamanya adalah mengendalikan diri sebagai pondasi utama kebijaksanaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-3970090413015952872?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/3970090413015952872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-kebenaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/3970090413015952872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/3970090413015952872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-kebenaran.html' title='inspirasi kebenaran'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-2575205764668282183</id><published>2010-01-19T21:47:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T21:43:39.292-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tujuan hidup;tujuan pertama; tujuan utama; orang mulia; bahagia; aku dan dia;tuhan; kekal;perjalanan rohani'/><title type='text'>inspirasi tujuan hidup</title><content type='html'>&lt;strong&gt;TUJUAN PERTAMA HIDUP&lt;br /&gt;YANG UTAMA MATI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selama manusia masih hidup akan selalu berusaha menjadikan dirinya lebih baik. Melalui belajar mereka berharap bisa berubah. Dari yang tidak tahu menjadi bisa mengerti tentang suatu hal. Dari yang dulunya menderita menjadi hidup lebih sejahtera. Banyak  orang tahu tujuan  mereka bekerja keras akan tetapi sangat sedikit orang mengerti apa  tujuan hidup ini? Dan yang paling penting adalah apa sebenarnya tujuan setelah mati? Maka banyak orang bingung karena tidak mengetahui tujuan hidup dan kematiannya nanti.&lt;br /&gt;Tujuan pertama kita dilahirkan ke dunia ini adalah agar menjadi orang baik, berguna di masyarakat dan bermanfaat untuk orang lain Orang tua selalu mengharapkan anaknya kelak menjadi orang sukses. Mereka membesarkan, mendidik dan menyekolahkan agar kelak menjadi orang yang berguna di masyarakat. Setelah dewasa dan menjadi orang yang berhasil kemudian banyak orang mulai binggung kemana perjalan kita setelah menjadi orang sukses. Karena masalah yang paling banyak timbul adalah saat mencapai puncak kesuksesan.&lt;br /&gt;Tujuna utama manusia akan ketemu setelah kematian. Semua kebaikan yang kita lakukan adalah bertujuan agar kelak di dunia akhirat bisa diterima di sisi-Nya bahkan  bisa  menyatu dengan Sang Pencipta. Maka tidak jarang banyak orang mulai mempelajari tentang  hakekat  hidup di dunia ini. Hidup ini adalah semu. Obyek duniawi adalah ilusi yang sewaktu-waktu akan hilang begitu saja. Yang kekal adalah sang roh. Kita akan mencapai kebahagian sejati setelah  kematian yaitu  roh kita bisa di terima  di Istana Tuhan bahkan sampai bisa menyatu dengan-Nya. Kalau  semua orang-orang yang baik itu   menyatu dengan Sang Pencipta lalu siapa yang akan menolong mereka yang terlalu terlena dengan ikatan nafsu duniawi dan hidupnya penuh dosa di bumi ini? Tuhan menciptakan umat manusia agar bisa saling menolong kalau orang-orang paling bisa menolong umat manusia tidak perduli dengan sesamanya yang masih terbelenggu dengan kesenangan duniawi maka  bumi ini akan dipenuhi oleh  orang-orang yang serakah penuh nafsu dan berlumuran dosa. Bagaimana tanggung jawab orang-orang yang hebat bisa menyatu dengan Sang Pencipta?&lt;br /&gt;Orang-orang yang sangat mulia  mempunyai tujuan berbeda dengan kebanyakan orang. Pada umumnya setelah kematian nanti tidak menginginkan kembali lagi lahir ke bumi dan hanya mau di istana sorga untuk  tinggal di sisi-Nya bahkan kalau bisa menyatu dengan Beliau Yang Kekal.  Seorang spiritual Tibet yang disucikan  umat dunia dalam doanya selau mengatakan ”Ya, Tuhan! selama masih ada umat manusia mendiami bumi ini, perkenankan saya untuk dilahirkan kembali agar  bisa membantu mereka menuju istana kemuliaan-Mu!’. Salah satu ciri utama orang mulia adalah tidak egois, tidak  mementingkan diri sendiri, dirinya hanya diabdikan untuk orang lain. Dan selalu mendoakan seluruh dunia beserta isinya bahagia. Dia akan bahagia setelah melihat orang lain bahagia. Dia akan pergi paling belakang setelah semua orang berjalan menuju ke tempat yang kekal. Orang-orang suci mulia dari jaman terciptanya manusia sampai sekarang kebanyakan mempunyai misi seperti itu. Jadi tujuan yang paling mulia adalah agar diberikan kesempatan lahir kembali untuk membantu umat manusia agar bisa menyadari hakekat hidup dan juga mati. Semoga kebingungan hidup bisa  berkurang dengan semakin mengerti tujuan kematian yang sesungguhnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AKU DAN DIA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak saya berumur tiga tahun sifatnya  sangat egois. Setiap ada  mainan yang disukai selalu dianggap miliknya. Semua yang ada menganggap dirinya yang punya.. ”Ini aku yang punya, ini bapakku, rumah ini milikku, semua ini adalah miliku.”  Inilah celotehan lugu yang sering kita dengar dari sifat psikologis alamiah seorang anak. Rasa  keakuan  inilah  yang kadang kala masih melekat sampai  dewasa. Sifat keakuan yang dominan dalam hidup akan melahirkan  sifat egois, mau menang sendiri.  Psikologi alami anak-anak  ini bila masih mendominasi sampai dewasa akan melahirkan prilaku anti toleransi  karena  memiliki anggapan hanya aku  yang ada&lt;br /&gt;Setelah mulai agak besar, ketika mereka   punya mainan yang harus dimainakan berpasangan atau berkelompok, yang pasti ia  mulai membutuhkan teman bermain. Disinilah mulai kita menyadari bahwa pentingnya keberadaan teman sebagai partner. Keberadaan kita mulai membutuhkan keberadaan orang lain (dia).  Maka kita mulai menyadari  aku dan dia ada. Semua teman-teman yang datang bermain  adalah  karena kita yang menginginkan, mengundang, mendatangkan. Sehingga kedatangan dia merupakan akibat dari keberadaan kita. Kita akan membilang  dia ada karena aku ada.&lt;br /&gt;Selesai bermain dengan teman-teman kita mulai pulang. Di rumah ketemu orang tua. Keberadaan orang tua akan menyadarkan bahwa merekalah yang melahirkan, merawat dan membesarkan sampai kita menjadi seperti sekarang. Keberadaan kita ini  adalah hasil bentukan, tuntunan dan arahan kedua orang tua. Dari kenyataan ini kita baru akan menyadari bahwa keberadaan aku karena keberadaan kedua orang tua kita. Keberadaan orang tua dengan  cita kasihnya  menghendaki lahiran kita ke dunia. Maka dari itu  aku ada karena dia ada.&lt;br /&gt;Seiring bertambahnya usia kita mulai mencari tahu  keberadaan kita dan orang tua sebenarnya berasal  dari mana? Semua kehidupan ini siapa yang menciptakan? Kita mulai mempelajari sesuatu yang tidak ada tetapi dipercaya bahwa itu ada. Semakin jauh kita mencari tentang keberadaan kita semakin sadar apa yang ada di dunia ini adalah berasal dari zat yang tidak ada (tidak terlihat tetapi dipercaya ada). Maka dari pencarian ini akan menyadarkan bahwa diriku sebenarnya berasal dari dia (Tuhan). Maka dapat kita katakana  bahwa aku ada dari dia yang tidak ada (Tuhan).&lt;br /&gt;Semakin tua usia kita semakin menyadari keberadaan kita yang sebenarnya. Hukum kehidupan menyebutkan bahwa kita dilahirkan untuk hidup, setelah hidup kita akan pulang bersama kematian. Bagi sebagian yang percaya dengan keberadaan Yang Agung maka ketika kita meninggal, walaupun tubuh  hancur berkalang tanah dan lenyap bersama angin. Tetapi ketidak beradaan kita di dunia ini sebenarnya semua sudah ditakdirkan oleh Sang Pencipta. Kapan waktunya kita pulang ke akhirat itu semua sudah terjadwal di kantor Malikat pencabut nyawa. Kematian yang sebenarnya adalah ketidak beradaan manusia secara fisik untuk menuju keberadaan yang kekal (Tuhan).  Akhirnya kita akan sadar bahwa aku tiada karena dia ada (keberadaan yang kekal)&lt;br /&gt;Perjalanan rohani setelah kematian adalah untuk menuju Sang Penyebab keberadaan itu sendiri. Maka banyak orang melakukan pendakian rohani. Melalui usaha yang keras dan penuh disiplin serta perjalanan menuju kemuliaan  akan mengatarkan  roh kita menuju tempat yang kekal. Rohani yang sifatnya kekal itu mempunyai kecendrungan untuk menyatu dengan Kekekalan itu sendiri. Keberadaanku  sebagai unsur roh dalam tingkatan pendakian spiritual tertinggi akan menyatu dengan keberadaan dia sebagai unsur penyebab dari semua unsure yang ada. Kesadaran orang-orang mulia yang sangat suci akan akan memiliki pemahaman bahwa  aku dan dia tiada untuk menjadi yang kekal adanya (lenyap bersatu menjadi Yang Esa).&lt;br /&gt;Dari evolusi rohani di atas kita akan mendapat gambaran bahwa keberadaan kita di dunia ini adalah untuk menunggu ketidakberadaan menuju keberadaan yang kekal. Akhirnya  kita mulai bisa menyadari  perjalanan rohani manusia adalah aku dan dia  ada juga tiada untuk kekal adanya. Namun yang kekal itu ternyata perubahan. Apakah sebaiknya setelahkita mencapai  kekekalan itu kita harus kembali menjadi manusia agar bisa bersatu dan menolong orang yang belum mencapai kekkalan untuk menujuk Yang Kekal itu? Terserah pembaca!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-2575205764668282183?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/2575205764668282183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-tujuan-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/2575205764668282183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/2575205764668282183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-tujuan-hidup.html' title='inspirasi tujuan hidup'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-5646638525929479586</id><published>2010-01-18T23:04:00.000-08:00</published><updated>2010-01-18T23:19:10.497-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebijaksanaan;kambing hitam; kambing putih;penyebab masalah;bingung'/><title type='text'>inspirasi kebijaksanaan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KAMBING PUTIH&lt;br /&gt;JADI HITAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Selagi hidup setiap manusia selalu akan mengahadapi serangkaian masalah. Setiap permasalahan yang timbul yang menjadi topic utama adalah apa dan siapa penyebabnya?. Selalu mencari kambing hitam ke sana-kemari. Setiap orang yang dicurigai berpotensi akan menjadi tersangka. Tuduhan yang tidak mendasar merupakan akar timbulnya masalah baru. Kemudian akan muncul banyak kambing hitam yang akan menjadi tersangka timbulnya kesulitan-kesulitan maka  masalah  lama belum selesai  yang baru muncul lagi. Kenapa setiap masalah yang timbul banyak orang getol hanya mencari kambing hitam saja? Dari manakah kambing hitam itu sebenarnya berasal? Apakah dengan menemukan kambing hitam sebagai tersangka utama masalah tersebut bisa dituntaskan semuanya ?&lt;br /&gt;            Cobalah mulai kita merenung! Kalau kita mau jujur bahwa reaksi orang lain atau tanggapan orang lain  terhadap kita adalah akibat dari aksi yang kita lalukan terhadap mereka. Tidakan kita berupa ucapan, tingkah laku dan pikiran yang diperlihatkan lewat sikap terhadap orang lain sangatlah menentukan reaksi dari orang yang menerimanya. Reaksi orang lain  yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan disebut  masalah bagi diri kita. Jadi kitalah yang menyebut masalah ketika sebuah kenyataan yang timbul tidak sesuai dengan harapan. Dan lucunya lagi masalah itu pada dasarnya  kita sendiri yang mengawali kemudian   orang lain bereaksi. Ketika  reaksinya tersebut tidak sesuai dengan harapan, maka  dengan gampang kita sebut mereka menimbulkan masalah.&lt;br /&gt;            Dengan timbulnya masalah kemudian kita akan beruasaha mencari kambing hitam penyebab masalah tersebut. Selama kita   masih selalu berusaha mencari kambing hitam di luar, kita akan dibuat lelah, frustrasi dan putus asa karena kambing hitam itu selalu akan muncul dan bahkan menjadi  lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;            Marilah sekarang kita mencoba berhenti mencari kambing hitam bila setiap timbul masalah. Cobalah energi yang terbuang sia-sia kita simpan dengan cara berhenti mencari kambing hitam  ke  luar. Mulailah merenung! Lihatlah ke dalam diri! Temukanlah  kambing yang kita cari tadi di dalam. Saya yakin banyak orang tidak akan  menemukan warna kambing hitam di dalam dirinya. Mereka jarang mau mengakui bahwa setiap masalah yang timbul sumber utamanya  adalah dirinya sendiri.   Hanya orang-orang yang bijaksanalah yang akan mampu menemukan kambing berwarna putih ketika mau mencari penyebab masalah ke dalam diri sendiri.  Munculnya kambing hitam yang kita selalu cari bila ada masalah merupakan hasil duplikat kambing putih yang ada di dalam diri  yang kita poles dengan warna hitam. Warna hitam itu tebentuk akibat pencampuran aneka warna seperti warna kebencian, kesombongan, iri hati, kecurigaan, ketakutan, kemarahan , egoisme, keserakahan dan sebagainya. Setelah dicat dengan aneka warna-warni di atas kambing yang putih tadi akan menjadi kambing berwarna. hitam. Karena banyak ada kambing hitam di dalam diri hasil duplikat  tadi  beberapa kambing itu keluar kandang kesadaran. Maka munculah banyak kambing hitam di luar. Kemudian setiap ada permasalahan  kita akan selalu mencarinya ke luar. Padahal banyaknya kambing hitam sebagai penyebab masalah itu adalah hasil dari produksi kambing dalam negeri.&lt;br /&gt;            Masalah tidak akan pernah selesai dengan baik bila masih selalu mencari kambing hitam ke luar sebagai akar penyebabnya. Setelah kita tahu bahwa semua yang terjadi di luar adalah bersumber dari diri sendiri. Maka setiap ada permaslahan marilah kita menemukan kambing putih yang ada di dalam diri masing-masing. Dan setelah ketemu jangan dioles dengan beraneka warna sifat buruk manusia,  niscaya  kambing putih itu akan tetap berada di dalam kandang kebijaksanaan. Selamat memelihara kambing putih di dalam kandang kebijaksanaan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DISERANG JADI TIGA&lt;br /&gt;MENYERANG JADI SATU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;            Sering saya mendengar banyak teman kena sugesti dari seseorang untuk melakukan sesuatu yang ia tidak sadari. Setelah kejadian baru dia tahu bahwa apa yang dilakukan adalah merugikan diri sendiri. Seperti dia memberikan uang kepada orang yang tidak dikenalnya, padahal saat memberikan itu dia seperti linglung. Teman yang lain juga bercerita mengenai dia tidak bisa focus saat melakukan suatu kegiatan, baik saat bekerja atau sembahyang. Apa yang terjadi terhadap teman kita di atas? Bagaimana caranya bila diserang dengan sugesti yang merugikan? Dan bila kita mau menyerang atau  bekerja apa yang harus dilalukan agar bisa efektif?&lt;br /&gt;            Ketika kita menghadapai masalah sering kita terbawa dengan masalah tersebut. Padahal antara masalah dengan kita tidaklah sama. Orang-orang yang kurang bijaksana seolah-olah masalah itu menyatu dengan dirinya. Tidak jarang orang menjadi bingung, stress bahkan sampai sakit padahal masalah itu tidak seberat yang dia bayangkan. Setiap kita diserang dengan berbagai masalah seperti ada orang memperdaya lewat pengaruh sugestinya kita sebaiknya jadi tiga. Karena diri kita yang sebenarnya bukanlah fisik, juga buka pikiran itu sendiri. Kita bisa buktikan dengan mengatakan menurut pikiran saya atau ini tubuh saya. Jadi saya sebenarnyaitu siapa ? Ya jiwa itu sendiri sebagai roh  kekal yang menyebabkan kita hidup. Oleh sebab itu kita sebenarnya terdiri dari tiga unsur yaitu fisik, pikiran dan jiwa. Nah cobalah membagi diri menjadi tiga bila kita dihadapkan dengan sebuah masalah. Jiwa mengamati kejadian dengan selalu berkata benar. Pikiran mem-pertimbangkannya dengan selalu menginginkan hasil yang menyenangkan, begitu juga fisik yang cendrung  selalu ingin merasakan kenyamanan. Pikiran dan fisik lebih terikat dengan kesenangan dan rasa nyaman yang kadang kala sering mengabaikan kebenaran. Lain dengan sifat jiwa yang selalu membisikkan kebenaran walaupun fisik atau mulut sering berkata bohong. Oleh karena itu jadikanlah jiwa sebagai pengamat bila mengahdapi suatu persoalan. Pikiran disuruh mem-pertimbangkan apakah kenikmatan yang belum tentu benar atau kebenaran yang  belum tentu terasa nikmat akan menjadi acuanya. Bila sudah bisa membedakan hal itu, maka  kita  akan menjadikan diri tiga saat diserang masalah, sehingga kita akan bisa menghadapainya denga tindakan sangat bijaksana. Oarng-orang bijaksana biasanya relative terhindar dari tipu muslihat dan kejahatan manusia.&lt;br /&gt;            Kalau kita melakukan suatu tindakan atau usaha untuk tujuan kemuliaan diperlukan  pikiran yang fokus, Dengan fokus terhadap suatu hal, maka akan lebih tepat sasaran. Yang dimaksud dengan fokus adalah kita menjadi totalitas manunggal. Dengan menjadikan jiwa raga dan pikiran  menyatu, apapun yang dikerjakan akan lebih maksimal sehingga mendapatkan hasil yang optimal.. Kita akan bisa merasakan kehebatan sebuah totalitas saat-saat kita berdoa. Berserah sepenuhnya kehadapan Yang Kuasa akan mendapatkan suasana sangat khusuk walaupun dalam keramaian. Menjadikan satu jiwa raga dan pikiran disaat melakukan penyerangan terhadap suatu rintangan amatlah  efektif untuk meraih kesuksesan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-5646638525929479586?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/5646638525929479586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-kebijaksanaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/5646638525929479586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/5646638525929479586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-kebijaksanaan.html' title='inspirasi kebijaksanaan'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-4164527198782912339</id><published>2010-01-15T05:59:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T17:08:56.142-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beryukur;bersabar; keadaan susah;hidup sukses;paling sulit;'/><title type='text'>Inspirasi Bersyukur</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DI BAWAH BERSYUKUR DI ATAS BERSABAR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam acara pertemuan bisnis yang dihadiri komunitas pengusaha, saya berjumpa dengan teman lama yang dulu sama-sama hidup menderita. Sekarang setelah menjadi pengusaha sukses dengan sikap kurang akrab dan nada sedikit sombong menceritakan kesibukannya mengurus semua perusahan yang dia miliki. Di bilang akhir-akhir ini dirinya sangat sibuk, waktunya sedikit sekali untuk orang lain. Dia juga mengeluh tentang situasi bisnis jaman sekarang yang penuh persaingan, ”Hari ini aku kekurang banyak uang untuk mengembangkan usaha baruku” Dia berucap dengan wajah penuh beban. Kemudia dia terburu-buru meninggalkan saya tanpa sempat bercerita nostalgia masa susah dulu, seperti kenangan saat membagi satu bungkus mie untuk makan satu hari karena memang kami benar-benar tidak punya duit saat itu. Ternyata sosok teman saya itu adalah gambaran sebagian besar di era materialistis ini. Banyak orang lupa bersyukur ketika sukses dan selalu mengeluh disaat-saat menderita. Bahkan yang sangat tragis lagi ketika dibawa (keadaan susah) dia selau mengeluh kekurangan, namun setelah dia beada di puncak keberhasilan masih juga mengeluh kekurangan. Sehingga praktis selama hidupnya tidak pernah bersyukur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai umat beragama kita dilatih untuk bersabar ketika keadaan di bawah (hudup susah). Dan wajib bersyukur bila kondisi di atas (hudup sukses). Pada umumnya inilah yang sering dipahami orang walupun kenyataanya cukup susah untuk dipraktekkan. Dengan kesabaran diharapkan kita akan bisa lebih tenang untuk berjuang menuju kesuksesan. Dan yang lebih penting lagi setelah mencapai puncak kesuksesan kita tidak menjadi orang takabur, lupa diri apalagi lupa bersyukur. Orang-orang yang sudah tingkat spiritualnya bagus akan selalu tampak tenang. Dia akan bersabar ketika di bawah dan selalu bersyukur setelah keadaannya berubah. Setiap tangga kesuksesan yang dilewati akan diikuti dengan ucapan syukur kehadapan Tuhan yang memberikan berkah kesuksesan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang yang luar biasa malah akan bersyur ketika hidup masih susah (di bawah) dan bersabar bila berada di puncak kesuksesan. Ternyata di jaman kebebasan ini keadaan yang paling sulit dalam hidup ini adalah ketika pembunyai uang paling banyak. Godaan akan datang dari segala penjuru. Banyak yang tidak kuasa melawan banjir wanita canti atau laki-laki tampan, wabah kekuasaan dan sunami harta kesenangan duniawi. Maka sangat dibutuhkan kesabaran disaat seperti ini. Begitu juga banyak orang yang ingin memanfaatkan waktu kita, ada yang ingin bertemu, ada yang ingin silaturahmi serta ada yang ingin membicarakan bisnis. Otomatis waktu untuk diri sendiri dan keluarga amatlah kurang. Kalau orang yang hidupnya serba kekurangan di akan terbebas dengan godaan-godaan seperti tersebut di atas. Maka akan punya waktu untuk mensyukuri hidup, punya waktu untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kesuksesan yang dicapai tanpa pernah merasakan penderitaan sebelunya akan kurang menimbulkan rasa syukur karena tidak bisa membandingkan keadaan saat menderita dan saat sukses secara pengalaman dan melakoninya langsung. Maka Bersyukurlah ketika saat di bawa dan bersabarlah setelah di atas kesuksesan! Namun yang paling baik adalah bersyukur dan bersabarlah apapun keadaan kita saat ini! Selamat menjadi penyabar yang selalu tampak tenang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-4164527198782912339?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/4164527198782912339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/salam-senyum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/4164527198782912339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/4164527198782912339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/salam-senyum.html' title='Inspirasi Bersyukur'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-5616068318471353205</id><published>2010-01-14T07:21:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T07:36:30.904-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahagia; level bahagia;arti bahagia; kebutuhan; keinginan'/><title type='text'>inspirasi bahagia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LEVEL  KEBAHAGIAAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Setiap bertanya tentang kebahagiaan kepada seseorang selalu mendapat  jawaban yang berbeda. Ada yang mengatakan dia bahagia setelah punya mobil mewah, ada yang mengatakan bahagia ketika memberikan pelayanan secara tulus kepada orang yang membutuhkan bahkan ada yang mengatakan dia bahagia ketika mendonasikan hartanya untuk kemanusiaan dan kemuliaan. Kebahagiaan adalah sebuah perasaan senang atau tentram yang ada dalam hati. Apapun yang menyebabkan orang bisa merasa nyaman dan aman itulah sebuah kebahagiaan. Namun apa  sebenarnya penyebab  kebahagiaan itu?  Ada berapa level kebahagiaan di dunia ini menurut penyebabnya? Kebahagiaan tingkat pertama  sering disebut dengan kesenangan. Mereka bisa bahagia dengan cara memiliki, menikmati penyebab kebahagiaan itu sendiri. Pada umumnya penyebab kebahagiaan itu adalah harta tahta dan wanita/pria. Bagian tubuh yang berperan  dalam menikmati jenis kebahagiaan ini adalah  panca indera. Pikiran sadar secara rasional akan memepertimbangkan obyek kebendaan yang bisa menyebabkan seseorang bisa bahagia. Waktu untuk merasakannya adalah sekarang dan disini (now and here) yaitu saat melakukannya. Bekerja keras adalah kegiatan uatamanya. Karena kebahagiaan jenis ini bersifat sementara, maka sering disebut kebahagiaan semu. Orang-orang bahagia dilevel ini biasanya sangat terikat dengan apa yang dimilikinya. Dia mempunyai motto “saya akan bahagia setelah sukses mempunyai harta, tahta dan pasangan hidup sesuai harapan” landasan pengetahuannya matematika dan fisika.&lt;br /&gt;            Kebahagiaan tingkat utama  sering disebut dengan suka cita. Mereka bisa bahagia dengan hanya memikirkan saja penyebab kebahagiaan itu.. Pada umumnya penyebab kebahagiaan itu adalah berhubungan dengan obyek keduniawian. Bagian  yang berperan  dalam menikmati jenis kebahagiaan ini adalah  pikiran. Terutama pikiran bawah sadar. Ini bersifat   irasional-emosional. Tidak ada analisa lagi, tidak ada pertimbangan logis. Wujudnya abtrak. Bersifat masa lalu dan yang akan datang (before and next). Maka ada kalimat bijak mengatakan “Kebahagiaan tidak ada yang ada adalah saat bahagia”.  Karena kebahagiaan jenis ini berlangsung lebih lama dan tidak terikat dengan kepemilikan, maka tidak jarang orang yang hidupnya serba kekurangannyapun bisa mendapatkan hanya dengan selalu berpikir bahagia. Melakukan pelayanan adalah bentuk  kegiatan untuk kebahagiaan orang lain maupun diri sendiri Orang-orang bahagia dilevel ini biasanya selau mensyukuri hidup. Dia mempunyai motto “Saya akan selalu bahagia menuju  sukses” Pengetahuan psikologi adalah bidang ilmunya.&lt;br /&gt;Kebahagiaan yang paling akhir  adalah kebahagiaan  tingkat mulia. ini   sering disebut dengan ketenangan. Kebahagiaan sejati ini  bisa didapatkan  dengan cara melepaskan  penyebab kebahagiaan itu sendiri. Maka kegiatannya banyak melakukan persembahan. Bagian  yang paling berperan  dalam menikmati jenis kebahagiaan ini adalah jiwa. Pikiran super sadar yang selalu diasah akan melahirkan ketajaman intuisi. Tingkat kebahagiaan inilah yang paling kekal. Kebahagiaan bisa terjadi kapan saja dan dimanapun berada (everytime and everywhere). Orang-orang bahagia dilevel ini biasanya sangat kecil keterikatannya dengan urusan duniawi. Dia tidak terikat dengan apa yang dimilikinya.   Dia mempunyai motto “Semua yang saya miliki adalah milik-Nya. Saya akan selalu bahagia karena bersama-Nya. Spiritual adalah landasan hidupnya.&lt;br /&gt;            Setelah kita mengenal level-level kebahagiaan, maka hak kita untuk memilih mau kebahagiaan tingkat ke berapa? Pilihlah sesuai dengan keadaan, tingkat pemahaman dan kematangan masing-masing! Karena hidup ini adalah sebuah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KEBUTUHAN  DAN KEINGINAN&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;             Kebutuhan semua orang pada dasarnya sama,  bersifat mendesak dan obyektif .  Kebutuhan adalah sesuatu hal mutlak harus dipenuhi seperti  butuh makan ,pakaian, dan tempat tinggal. Seorang yang hidupnya masih dilandasi kebutuhan dapat dilihat pada kehidupan seorang bayi. Dia denagn jujur dan apa adanya akan mengungkapkan bila ada sesuatu yang dibutuhkan. Ekpresi menangis adalah uangkapan paling umum untuk menyampaikan bahwa ia butuh sesuatu. Dengan tanpa rasa malu dia akan  menangis baik di rumah maupun di tempat keramaian  bila perutnya lapar, tubuhnya tidak nyaman, ada sesuatu yang mengganggu. Begitu juga bila kebutuhannya sudah terpenuhi dia akan tersenyum dan bercanda. Kepolosan bayi juga tercermin disaat dia tidur. Bayi dapat merilekkan tubuhnya secara maksimal disaat dia tertidur. Tibuhnya sangat rilek berbaring di tempat tidur. Terkadang kalau suasana hatinya senang dia tidak segan segan tersenyum di saat tidur. Kenapa kita yang sudah dewasa sulit sekali tersenyum saat tertidur? Karena orang dewasa hidupnya penuh kebohongan dan kepura-puraan. &lt;br /&gt;Setelah mulai besar dengan masuknya pengaruh lingkungan dan mengnal perbandingan mulai muncul keinginan lebih menonjol dibandingakan kebutuhan. Keinginan adalah merupakan   suatu  kehendak personal berupa pilihan dan  lebih sesuai  dengan kecendrungan seseorang. Dasar keinginan itu adalah   kesenangan  subyektif. yang dipengaruhi lingkungan sekitar. Keinginan itu muncul akibat dorongan nafsu badaniah, pikiran positif dan dari pancaran jiwa. Dengan tahu perbandingan maka akan muncul pilihan yang mengarah ke suatu hal yang lebih baik, lebih mahal, lebih mewah, lebih bergengsi dan asesoris sejenis untuk menunjukkan sebuah keunggulan dan kesombongan menurut keperluan. Keinginan lebih cendrung muncul oleh didorong  nafsu. Kadang kala orang sering menginginkan suatu hal yang tidak dibutuhkan. Keinginan ini semakin dipenuhi malah semakin bertambah. Keinginan ini bersifat tidak terbataats. Sedangkan   kebutuhan itu sangat terbatas.   Keinginan semakin dipenuhi dan dikejar malah semakin banyak dan semakin menjauh. Maka tidak ada seorangpun di dunia ini bisa memenuhi semua keinginannya karen keinginan itu selalu bertumbuh dan beranak terus secara berlipat ganda. Sedangkan  kepemilikan yang bisa diusahakan bertambah secara bertahap mengikuti deret hitung. Makanya  sampai matipun manusia masih belum mampu memenuhi semua keinginan itu.&lt;br /&gt;Keninginan yang lahir dari pikiran positif akan selalu melahirkan ide, gagasan , cita-cita yang menuju kebaikan umat manusia. Keinginan seperti ini perlu dikembangkan dan dipupuk terus , walaupun tidak akan mampu memenuhi semua keinginan, Karena keinginan itulah motivator terhebat di dunia. Manusia tanpa keinginan hidupnya akan pasif. Manusia terlalu banyak keinginan hidupnya akan berat membawa beban. Jalan yang paling bijaksana adalah biarkan keinginan berkembang sebanyak-banyaknya biarkan juga yang tidak bisa  bipenuhi berlalu begitu saja. Bersyukurlah bila bisa mewujudkan beberapa keinginan dan bersyukur pula bila ada keinginan  yang belum terpenuhi karena kita masih diberi kesempatan untuk mewujudkanya.&lt;br /&gt;Keinginan yang menuju kearah positif dan spesifik di sebut cita-cita. Banyak orang yang mempunyai cita-cita mulia. Banyak orang berkeinginan mewujudkan dunia lebih baik,  banyak juga orang yang menginginkan dunia ini dipenuhi oleh orang-orang yang berbudi luhur. Keinginan-keinginan seperti inilah yang perlu dikembangkan dan diusahakan untuk mewujudkannya. Orang-orang suci dan mulia selalu bercita-cita mewujudkan kebahagiaan dunia beserta isinya. Orientasi keinginannya adalh universal bahkan lebih cendrung untuk kebahagiaan  orang lain. Seluruh hidupnya diabdikan untuk kepentingan umat seluruh duani. Jadi apakah keingina kita untuk kesenangan pribadi atau untuk kepentingan kelompak atau untuk seluruh umat manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BAHAGIA TIDAK MERASA&lt;br /&gt;KEHILANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;            Suatu ketika saya berkunjung ke rumah teman  sekantor. Dia temam baik saya yang sering diajak curhat berbagai masalah baik masalah kantor maupun masalah hidup berumah tangga. Kami mempunyai hobi yang sama, yaitu sama-sama suka berkebun, menata tanaman dan memelihara ikan hias. Saking asyiknya ngobrol, tidak terasa mentari sudah terbenam. Sebelum malam tiba, saya kemudian minta diri pulang. Dengan penuh kenangan, sekeluarga  kemudian mengantar saya  sampai pintu pagar depan.” Selamat jalan, salam buat keluarga di rumah. Kami sangat senang atas kedatanganmu” Itulah ucapat perpisahan yang di sampaikan sambil melambaikan tangan sampai mobil yang saya kemudikan tidak terlihat.lagi.&lt;br /&gt;            Saya pun pulang dengan sangat senang karena mendapat oleh-oleh beberapa tanaman hias. Samapai di rumah saya sampaikan kejadian  itu dengan istri, Istripun sangat gembira dan menitipkan salam balik buat teman saya sekeluarga. Saya kemudia tidur dengan nyenyak.&lt;br /&gt;            Besoknya tiba-tiba teman saya datang dengan wajah cemas dan penuh keheranan. Sambil menggeleng-gelengkan kepala keheranan dia berkata,’Kamu ini memang keterlaluan. Masa Handphone semahal ini kamu lupakan. Saya menemukannya tergeletak di atas meja  yang ada di kebunku. Kami sekeluarga tidak bisa tidur membayangkan kamu stress memikirkan HPmu yang canggih ini hilang. Kami sekeluarga membayangkan kamu tidak bisa tidur memikirkannya. Saya coba menghubungimu pulsaku habis. Maaf ya saya baru sempat membawa  HPmu ke mari.”  Lalu saya jawab.” Memangnya HPku hilang?’ sambil mencari HPku di tas yang biasa dipakai tempat HP. Setelah tidak ada dengan senyum saya berkata,” O. Sorry ya HPku memang ketinggalan. Maaf sudah membuat kamu sekeluarga menjadi tidak bahagia. Padahal semalaman saya tidur dengan tenang karena saya tidak merasa kehilangan apa-apa,”&lt;br /&gt;            Dari peristiwa di atas menyadarkan bahwa orang yang sulit menikmati kebahagiaan adalah orang yang selalu merasakan kehilangan dalam hidupnya baik miliknya maupun bukan miliknya.  Kehilangan yang sudah terjadi akan menimbulkan kerugian, kurang beruntung, nasib sial dan alasan lainya untuk mencari kambing hitam dari pristiwa yang tidak diharapkan itu. Bila perasaan kehilangan dari apa yang akan terjadi akan menimbulkan kecemasan. peneyesalan dan kecemasan inilah  penyebab ketidakbahagiaan seseorang Perasaan kehilangan belum tentu berhubungan dengan kepemilikan. Kehilangan secara fisik  adalah melepaskan keterikatan secara obyektif formal terhadap suatu  material. Namun kehilangan psikologi  merupakan sebuah ketidakterikatan secara mental terhadap suatu obyek yang dimiliki maupun yang tidak merupakan haknya. Maka yang menentukan bahagia atau tidaknya seseorang adalah sejauh mana keterikatanya terhadap sebuah obyek..Kemudia dia mulai menyadari kenapa dia yang tidak kehilangan malah merasakan kehilangan. Sedang yang benar-benar kehilangan malah tenang-tenga dan bahagia.  Karena tidak merasa kehilangan. Jadi orang bisa bahagia bila dalam hidupnya tidak selau merasa kehilangan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-5616068318471353205?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/5616068318471353205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-bahagia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/5616068318471353205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/5616068318471353205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inspirasi-bahagia.html' title='inspirasi bahagia'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7520141251921806294.post-126298194722997566</id><published>2010-01-13T06:44:00.000-08:00</published><updated>2010-03-17T18:26:28.987-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DK;plat mobil;DK 168;DK 18;DK108:DK 1001 SI;DK 1;DK2;DK 1;DK City;DK GIGOLO'/><title type='text'>Inpirasi plat mobil</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DK 1001 SI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendaraan adalah merupakan alat transortasi utama yang paling banyak dugunakan oleh umat manusia. Sebagai alat transortasi darat, mobil dan sepeda motorlah yang paling mendominasi di jalan raya. Dari mobil yang kita lihat di jalanan, plat merupakan identias pengenal yang sangat penting . Maka dari itu banyak orang mencari nomor plat khusus untuk memberikan spirit kepada pemilik mobil tersebut. Beberapa nomor plat bahkan menjadi barang komuditi sangat mahal yang bisa dikomersilkan oleh oknum aparat. Plat dengan angka empat digit harganya sangat berbeda dengan menggunakan satu digit. Bagi sebagian orang yang tidak begitu percaya dengan kekuatan yang ditimbulkan dari spirit angka pada plat mobilnya, mereka akan menerima begitu saja berapapun nomor plat yang akan diberika ketika membeli mobil baru atau pergantian plat mobil yang lama. Lalu angka yang bagaimanakah yang paling diburu bahkan sampai mau mengeluarkan uang ektra puluhan juta untuk sekedar mendapatkan angka kesukaannya? Kenapa mereka tertarik dengan angka khusus itu? Berapakah nomor plat yang lebih sempurna dari angka plat yang paling sempurna? Berikut akan saya sajikan beberapa angka khusus yang paling sering diburu di Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DK 1, untuk kepala daerah Propinsi Bali, seperti Gubernur. DK 2, untu ketua DPRD provinsi. Kalau untuk kabupaten disesuaikan dengan kode kabupaten setempat. Bupati dan ketua DPRD unutk DK 1 dan DK 2 diikuti dengan kode kabupaten masing-masing. Biasanya untuk&amp;nbsp;mobil milik&amp;nbsp;pemerintah nomor platnya selalu berwarna merah. Nomor plat satu digit&amp;nbsp; menunjukkan lambang kekuasaan. serta identitas penguasa di daerah setempat. Yang mengendarai mobil tersebut biasanya identik dengan orang penting.&lt;br /&gt;DK satu digit, misaln angka 1, 2 dan sebagainya merupakan incaran orang-orang yang ingin dianggap orang paling penting di daerah tersebut. Misalnya orang paling kaya atau orang yang memiliki status super terutama di bidang kekuasaan dan status social. Orang yang sampai mengincar angka satu digit biasanya&amp;nbsp; orang berduit yang tidak perduli berapapun biaya ektra yang harus dikeluarkan.&lt;br /&gt;Beberapa plat mobil&amp;nbsp; khusus&amp;nbsp;yang sangat diburu seperti oleh orang seperti DK 168, 1680, merupakan angka favorit bagi pengusaha keturunan Thionghoa. Menurut pengertian bahasa cina angka 168 diartikan “ satu jalan menuju bahagia, atau apa yang sudah dimiliki akan lebih kekal atau sulit hilang dari genggaman”. Terutam harta kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DK 18, 180, 108, 1008, 1818, 9, 99, 999, 999, 27, 72, 45, 54,36, 63 dan sebagainya ini semua mengindikasikan bila deretan angka itu dijumlahkan akan berjumlah 9. Dia meyakini angka 9 disamping merupakan angka tertinggi dalam bilangan, angka tersebut juga dianggap keramat dan paling sempurna. Karen berapapun dikalikan 9 hasilnya setelah angka itu di tambahkan juga berjumlah 9. Ini juga dihubungkan dengan kekuatan spiritual. Seperti Wali Songo berjumlah 9 wali, Sembilan Dewa mata angina (Dewata Nawa Sanga), 9 Penjuru mata angina. 9 senjata kekutan para Dewa dan sebagainya.&lt;br /&gt;DK 1001 SI merupakan angka yang lebih sempurna dari yang paling sempurna. Karena unsur angka yang paling menonjol adalah angaka 0 dan 1. yang memberikan makna bahawa semua yang ada (1) berasal dari tidak ada (0). Dan apapun yang sempurna di dunia ini bila dihadapakan atau dikalikan dengan angak 0 akan menjadi 0 . termasuk juga angka 9, bila dikalikan dengan 0 pasti menghasilkan angka 0 bukan sembilan (9 X 0 = 0, bukan 9). Maka angka 0 adalah simbul kekuatan melebur semua kekuatan. Begitu juga angka 0 sebagai sumber dari semua kekuatan (1 s/d 9). Angka berapapun bila dibagi 0 hasilnya tak terhingga ( x : 0 = ~ ). Angka 1001 sebagai bilangan biner. Angka ini yang banyak digunakan untuk memprogram computer, bila dikonversikan ke angaka decimal dan hexadesimal akan menghasilkan angka 9. Caranya setiap pemabangian biner selalu mengunakan angka 2. Bia 9 : 2 = 4 sisa 1. Angka 1 ini menjadi bilangan yang terletak paling akhir. Hasil 4 : 2 = 2 tidak menghasilkan sisa maka ditulis 0. akan menjadi angka urutan tiga. 2 : 2 = 1. berarti tiak ada sisa tulis 0 akan menajdi urutan angka ke dua. Hasil angka 1 bila dibagi 2 akan sisa 1 ( 1 : 2 hasilnya akan sisa 1), maka angka 1 akan menjadi angka paling awal. Bila penempatanya diurut dari belakang akan menghasilkan deretan angka 1001. Maka DK 1001 SI adalah plat kendaran denga nomor lebih sempurna dari nomor plat yang paling semburna, SI dibelakngnya merupakan singkatan dari Spiritual Inteligent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hal tersebut di atas, ada juga&amp;nbsp;&amp;nbsp;plat kend&amp;nbsp;araan bermotor yang ditulis dengan modifikasi menjadi deretan hurup yang mengandung makna. Seperti DK 124 TU bila ditulis hasil modifikasi menjadi “RATU”. “BOSS” hasil modifikasi DK 130 SS atau DK 80 SS. “SAI BA” hasil DK 541 BA, “ARSI” hasil dari DK 412 SI, “LUSI” hasil dari 14 SI, “BABA” dari DK 3434 . ‘SITI “ DK 5151. “GIGOLO” hasil dari DK 6160 LO. “BOY” hasil dari DK 1304. “SARI” hasil dari DK 5421, “SUSI” dari DK 5451. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tulisan&amp;nbsp; di atas mudah-mudahan bisa dipakai&amp;nbsp;inspirasi&amp;nbsp;saat membeli kendaraan baru atau akan mengganti plat&amp;nbsp;&amp;nbsp;yang lama. Selamat memilih angka yang diyakini sangat jitu atau modifikasi angka menjadi hurup yang bisa memberi semangat untuk menuju sukses! Salam Senyum!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7520141251921806294-126298194722997566?l=arsiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arsiawan.blogspot.com/feeds/126298194722997566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inpirasi-plat-mobil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/126298194722997566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7520141251921806294/posts/default/126298194722997566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arsiawan.blogspot.com/2010/01/inpirasi-plat-mobil.html' title='Inpirasi plat mobil'/><author><name>Salam Senyum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08872983994311051275</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_HJmetSeoVkg/S0xnzID54EI/AAAAAAAAAAU/YC3PJb3BW3k/S220/DSC04978.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
